Kisah Mitra Jakmall Bangkit, Dari Gaji Pas-pasan ke Penghasilan Tambahan
Selasa, 09 Desember 2025 - 13:27 WIB
Pelan-pelan, hasilnya mulai terlihat. Omzetnya terus tumbuh, hingga pada satu titik, penghasilannya dari berjualan online mencapai tiga kali lipat dari gajinya di kantor lama. Saat itu, Andreas tahu waktunya tiba untuk mengambil langkah besar: resign. “Keputusan itu nggak gampang, tapi saya yakin. Kalau saya bisa hasilin segitu sambil kerja, apalagi kalau saya fokus,” ungkapnya.
Kini, Andreas menjalani harinya sebagai pebisnis online penuh waktu. Ia bisa bekerja dari mana saja, mengatur waktu sendiri, dan tetap dekat dengan keluarga. “Yang paling saya syukuri, saya bisa buktiin ke diri sendiri kalau mulai usaha itu nggak harus nunggu siap. Yang penting mau belajar dan nggak takut mencoba,” ujarnya. Baca juga: Pentingnya Efisiensi dalam Pengiriman bagi Pebisnis Online
Bagi Andreas, perjalanan ini bukan sekadar soal angka, tapi tentang menemukan kembali kendali atas hidup. “Dulu saya kerja buat orang lain. Sekarang, saya kerja buat diri sendiri,” tutupnya sambil tersenyum.
CEO Jakmall, Reza Aggi Prasetyo mengatakan, kisah seperti Andreas menunjukkan bagaimana teknologi bisa membuka jalan baru bagi siapa pun yang ingin memulai. “Banyak orang pengen usaha tapi takut risiko. Kami ingin Jakmall jadi tempat di mana mereka bisa mulai dengan tenang, sederhana, aman, dan nyata hasilnya,” ujarnya.
Kini, Andreas menjalani harinya sebagai pebisnis online penuh waktu. Ia bisa bekerja dari mana saja, mengatur waktu sendiri, dan tetap dekat dengan keluarga. “Yang paling saya syukuri, saya bisa buktiin ke diri sendiri kalau mulai usaha itu nggak harus nunggu siap. Yang penting mau belajar dan nggak takut mencoba,” ujarnya. Baca juga: Pentingnya Efisiensi dalam Pengiriman bagi Pebisnis Online
Bagi Andreas, perjalanan ini bukan sekadar soal angka, tapi tentang menemukan kembali kendali atas hidup. “Dulu saya kerja buat orang lain. Sekarang, saya kerja buat diri sendiri,” tutupnya sambil tersenyum.
CEO Jakmall, Reza Aggi Prasetyo mengatakan, kisah seperti Andreas menunjukkan bagaimana teknologi bisa membuka jalan baru bagi siapa pun yang ingin memulai. “Banyak orang pengen usaha tapi takut risiko. Kami ingin Jakmall jadi tempat di mana mereka bisa mulai dengan tenang, sederhana, aman, dan nyata hasilnya,” ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :