Bedah Tulang Bisa Dilakukan Lbih Presisi dan Minim Cedera dengan Spinal Neuronavigation

Jum'at, 12 Desember 2025 - 06:31 WIB
dr. Dimas menjelaskan drastisnya penurunan risiko cedera iatrogenic hingga pendarahan, karena instrumen bedah dapat dilacak pergerakannya di layar monitor dengan akurasi sub-milimeter.

Baca Juga : Nyeri Perut di Kanan Bawah Jangan Disepelekan, Bisa Jadi Gejala Radang Usus!

Tak sampai di situ, teknologi Neuronavigasi dalam bedah tulang belakang ini juga bisa mengurangi risiko kelumpuhan. Neuronavigasi dalam pemasangan pedicle screw atau sekrup tulang belakang di vertebra memandu trajektori agar tepat berada di dalam pedicle (jembatan tulang) dan menghindari risiko sekrup menembus saluran saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan atau mencederai pembuluh darah besar di sekitar aorta.

dr. Danu Rolian, SpBS, FINSS, FINPS menjelaskan teknologi neuronavigasi dapat meningkatkan akurasi jalur jarum. Cara canggih dalam bedah tulang belakang ini dapat memastikan jarum balloon kyphoplasty masuk tepat di tengah badan vertebra sehingga makin meminimalisir cidera parah imbas operasi tulang belakang.

“Penempatan balon yang presisi dapat mengembalikan ketinggian tulang belakang yang kolaps secara optimal, mencegah terjadinya kifosis (bungkuk) permanen di kemudian hari,” paparnya.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!