Penelitian Ungkap Cokelat Hitam Berpotensi Perlambat Penuaan

Minggu, 04 Januari 2026 - 08:10 WIB
Perlu diketahui, usia biologis dan usia kronologis memiliki makna berbeda. Usia kronologis dihitung berdasarkan tanggal kelahiran, sementara usia biologis menggambarkan kondisi fungsi sel dan organ tubuh secara keseluruhan.

Theobromine sendiri merupakan salah satu komponen utama kakao yang memberikan rasa pahit khas pada cokelat hitam. Selain berperan dalam rasa, senyawa ini juga dikaitkan dengan sejumlah efek biologis yang berpotensi mendukung kesehatan sel.

Baca juga: Mengenal Coklat Dubai yang Viral di TikTok, Mengapa Harganya Tembus Setengah Juta?

Meski kadar theobromine yang tinggi dalam darah berkaitan dengan tanda penuaan yang lebih lambat, belum ada kepastian bahwa konsumsi cokelat secara langsung menjadi penyebab utama efek tersebut. Cokelat hitam diketahui mengandung kakao lebih tinggi dibandingkan cokelat susu, sehingga secara alami memiliki kandungan theobromine yang lebih besar.

Namun demikian, cokelat juga mengandung gula dan lemak yang perlu diperhatikan. Konsumsi berlebihan justru berisiko bagi kesehatan. Karena itu, mengonsumsi cokelat dalam jumlah besar tidak disarankan sebagai cara untuk memperlambat penuaan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!