Mengenal Ptosis, Kondisi Kelopak Mata yang Disindir Dokter Tompi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:30 WIB
Ptosis dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa, dan tidak selalu hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga dapat memengaruhi fungsi penglihatan serta kualitas hidup seseorang.

Ptosis terjadi ketika otot pengangkat kelopak mata yakni levator palpebrae superioris atau saraf yang mengontrolnya mengalami gangguan. Beberapa penyebab umum ptosis antara lain gangguan saraf, beban berlebihan pada kelopak mata seperti tumor, faktor usia lanjut hingga bawaan lahir.

Terkadang ptosis terjadi sebagai efek samping setelah operasi mata tertentu. Jarang sekali, penyakit atau tumor dapat memengaruhi otot kelopak mata, menyebabkan ptosis.

Gejala ptosis dapat berbeda pada setiap orang, beberapa di antaranya meliputi kondisi mata yang tampak turun, penglihata terhalang, hingga mata yang mudah lelah. Pada anak-anak, kondisi ptosis ini dapat menyebabkan mata malas (ambliopia) jika tidak ditangani.

Penanganan ptosis tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya, antara lain:

- Observasi pada kasus ringan tanpa gangguan penglihatan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!