Arsitek Narasi: Mendefinisikan Ulang Makna Ruang Aman bagi Perempuan

Senin, 19 Januari 2026 - 16:43 WIB
"Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan fokus pada pembangunan ekosistem kolaborasi yang kuat," imbuh Alia.

Melalui program-program ini, Alia mengaku, dirinya tidak hanya mengajarkan teknik berbicara di depan umum, tetapi juga membantu individu menemukan suara personal mereka yang kuat dan emosional.

"Fokus pada pengenalan diri dan praktik langsung memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya menjadi pembicara yang lebih baik, tetapi juga pribadi yang lebih percaya diri dan lugas," terangnya.

Alia mengatakan apa yang dilakukannya, melampaui sekadar pelatihan teknis, melainkan sebuah gerakan pemberdayaan.

"Dengan memadukan ketajaman strategi dan kepedulian sosial, kami merancang ekosistem yakni kemampuan bercerita (storytelling) menjadi alat perubahan. Visi kami tegas yakni saat individu mampu mengartikulasikan gagasannya dengan percaya diri, mereka tidak hanya memberdayakan diri sendiri, tetapi juga memperkokoh komunitas di sekitarnya," pungkas Alia.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!