Mengenal Infeksi Saluran Kemih, Penyakit yang Diderita Lula Lahfah sebelum Meninggal
Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:03 WIB
Baca Juga : 8 Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih di Musim Hujan
Sebagian besar kasus ISK disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E. coli) yang berasal dari saluran pencernaan. Bakteri ini dapat masuk ke saluran kemih melalui uretra dan berkembang di kandung kemih. Selain bakteri, infeksi juga dapat dipicu oleh jamur atau virus, meskipun lebih jarang terjadi.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko ISK antara lain kurang menjaga kebersihan area genital, mengabaikan buang air kecil terlalu lama, kurang minum air putih, penggunaan kateter urin, hubungan seksual hingga daya tahan tubuh yang lemah.
Gejala Umum Infeksi Saluran Kemih
Gejala ISK dapat bervariasi tergantung bagian saluran kemih yang terinfeksi. Namun, beberapa tanda yang paling sering muncul antara lain:
- Sering buang air kecil
- Penderita merasa ingin buang air kecil terus-menerus, meskipun urin yang keluar hanya sedikit.
- Rasa nyeri atau perih saat buang air kecil
Sebagian besar kasus ISK disebabkan oleh bakteri Escherichia coli (E. coli) yang berasal dari saluran pencernaan. Bakteri ini dapat masuk ke saluran kemih melalui uretra dan berkembang di kandung kemih. Selain bakteri, infeksi juga dapat dipicu oleh jamur atau virus, meskipun lebih jarang terjadi.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko ISK antara lain kurang menjaga kebersihan area genital, mengabaikan buang air kecil terlalu lama, kurang minum air putih, penggunaan kateter urin, hubungan seksual hingga daya tahan tubuh yang lemah.
Gejala Umum Infeksi Saluran Kemih
Gejala ISK dapat bervariasi tergantung bagian saluran kemih yang terinfeksi. Namun, beberapa tanda yang paling sering muncul antara lain:
- Sering buang air kecil
- Penderita merasa ingin buang air kecil terus-menerus, meskipun urin yang keluar hanya sedikit.
- Rasa nyeri atau perih saat buang air kecil
Lihat Juga :