Protein Berlebihan Bisa Berbahaya, Ini 5 Dampak Buruknya
Senin, 26 Januari 2026 - 06:30 WIB
Risiko ini bisa meningkat jika asupan protein tidak diimbangi dengan sayur, buah, dan sumber nutrisi lain.
Baca juga: 5 Makanan Ini Lebih Tinggi Protein Dibanding Telur, Nomor 2 Banyak di Pasar
Diet tinggi protein sering kali menyebabkan gangguan pencernaan, terutama jika asupan serat menjadi rendah. Kondisi ini dapat memicu sembelit, perut kembung, gas berlebih, hingga rasa tidak nyaman pada saluran cerna.
Hal ini terjadi karena sistem pencernaan harus bekerja lebih keras untuk memproses protein dalam jumlah besar, sementara kurangnya serat memperlambat pergerakan usus.
Konsumsi protein berlebihan dapat memberi beban tambahan pada ginjal, karena organ ini bertugas menyaring sisa hasil metabolisme protein dari darah. Dalam jangka panjang, tekanan ini berpotensi mempercepat penurunan fungsi ginjal, terutama pada orang yang sudah memiliki gangguan ginjal sebelumnya.
Baca juga: 5 Makanan Ini Lebih Tinggi Protein Dibanding Telur, Nomor 2 Banyak di Pasar
2. Masalah Gastrointestinal
Diet tinggi protein sering kali menyebabkan gangguan pencernaan, terutama jika asupan serat menjadi rendah. Kondisi ini dapat memicu sembelit, perut kembung, gas berlebih, hingga rasa tidak nyaman pada saluran cerna.
Hal ini terjadi karena sistem pencernaan harus bekerja lebih keras untuk memproses protein dalam jumlah besar, sementara kurangnya serat memperlambat pergerakan usus.
3. Kerusakan Ginjal
Konsumsi protein berlebihan dapat memberi beban tambahan pada ginjal, karena organ ini bertugas menyaring sisa hasil metabolisme protein dari darah. Dalam jangka panjang, tekanan ini berpotensi mempercepat penurunan fungsi ginjal, terutama pada orang yang sudah memiliki gangguan ginjal sebelumnya.
Lihat Juga :