Mata Kering Paling Banyak Dikeluhkan, Alcon-AAM Luncurkan Obat Berbasis Lipid Pertama

Senin, 09 Februari 2026 - 13:53 WIB
Peluncuran Systane® Complete Multi-Dose Preservative-Free menandai kolaborasi strategis antara Alcon, AAM, dan INOIIS PERDAMI, seiring belum tersedianya artificial tear berbasis mineral oil di Indonesia yang secara spesifik ditujukan untuk menangani evaporative dry eye akibat MGD. Acara ini juga diikuti oleh sekitar 100 dokter spesialis mata, khususnya subspesialis kornea dan dry eye, dari berbagai rumah sakit dan klinik mata terkemuka di Indonesia.

Pada peluncuran ini juga dilaksanakan simposium Complete Lipid Layer Restoration dengan tiga pembahasan pemateri, yaitu Lipid Layer Deficiency and Tear Evaporation: Rethinking the Pathophysiology of MGD-Related Dry Eye oleh dr. Rifna Luftiamida, Sp.M (K); The Role of Topical Combination of hydroxypropyl guar (HP-Guar) and nano-sized lipid droplets in Lipid Layer Changes of Dry Eye Diseases oleh dr. Yulia Aziza, Sp.M(K), PhD; serta Complete Lipid Layer Restoration: Hands-On Clinical Experience Using HP-Guar and Nano-Sized Lipid Droplet Technology oleh Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M.

“Pada momen ini kami dengan bangga menghadirkan Systane® Complete Multi-Dose Preservative-Free sebagai produk dengan kemasan multidose tanpa pengawet. Kami berharap kehadiran produk ini dapat menjadi salah satu pilihan yang baik dalam membantu penanganan mata kering, khususnya pada pasien dengan evaporative dry eye dan MGD,” kata Direktur Utama PT Anugrah Argon Medica, Juliwaty.

MGD merupakan kondisi ketika fungsi kelenjar meibom terganggu sehingga lapisan lipid pada air mata tidak terbentuk secara optimal. Akibatnya, penguapan air mata terjadi lebih cepat dan menimbulkan berbagai keluhan mata kering.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. dr. Ratna Sitompul, Sp.M(K) menilai kehadiran terapi tetes mata yang mendukung penanganan MGD sebagai perkembangan penting dalam praktik klinis di Indonesia. “Hari ini kita melihat adanya kemudahan baru dalam penanganan MGD melalui obat tetes mata. Ini merupakan kesempatan yang baik bagi tenaga medis untuk memberikan terapi yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan pasien,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!