Doktif Kecewa Richard Lee Tak Ditahan Polda Metro Jaya, Diduga karena Sakit?
Jum'at, 20 Februari 2026 - 10:14 WIB
Doktif yang hadir dan ikut melihat Richard Lee memberikan keterangan ke awak media pasca diperiksa sebagai tersangka itu menilai, wajah Richard Lee tampak kusut dan seolah hendak menangis. Disebutnya wajah itu hanyalah akting belaka dan kemungkinan karena Richard Lee merasa dirinya tidak mau ditahan oleh polisi.
"Kalau Dokter sih merasa mungkin tadi, mungkin karena dia mungkin akan ditahan, mungkin ngemis-ngemis kali, ya, supaya enggak ditahan gitu, kan. Dan dia memang jago banget untuk berdrama, bermain akting, dia sangat jago sekali," ungkapnya.
"Jadi sedikit pun tadi Dokter enggak, enggak percaya, ya, dengan aktingnya dia. Tapi, terima kasih, dia sudah membuka maskernya dan kalian bisa melihat wajah dia sebenarnya. Sangat jauh berbeda dengan apa yang dia tampilkan selama ini di TikTok atau di sosmed," papar Doktif lagi.
Dia menyebutkan, pernyataan Richard Lee jika produk yang dijualnya itu legal dan sesuai BPOM hanyalah kebohongan belaka Pasalnya, produk yang dijualnya justru berbahaya dan tidak sesuai BPOM.
"Tapi kan yang jelas Badan POM sudah merilis gitu loh, memang DNA salmon itu tidak ada DNA-nya dan itu ada kandungan, ada produk jarum yang dimasukkan di situ, dan itu tidak boleh, seperti itu membahayakan. Biar saja dia berbicara seperti apa, itu haknya dari Terlapor," katanya.
"Kalau Dokter sih merasa mungkin tadi, mungkin karena dia mungkin akan ditahan, mungkin ngemis-ngemis kali, ya, supaya enggak ditahan gitu, kan. Dan dia memang jago banget untuk berdrama, bermain akting, dia sangat jago sekali," ungkapnya.
"Jadi sedikit pun tadi Dokter enggak, enggak percaya, ya, dengan aktingnya dia. Tapi, terima kasih, dia sudah membuka maskernya dan kalian bisa melihat wajah dia sebenarnya. Sangat jauh berbeda dengan apa yang dia tampilkan selama ini di TikTok atau di sosmed," papar Doktif lagi.
Dia menyebutkan, pernyataan Richard Lee jika produk yang dijualnya itu legal dan sesuai BPOM hanyalah kebohongan belaka Pasalnya, produk yang dijualnya justru berbahaya dan tidak sesuai BPOM.
"Tapi kan yang jelas Badan POM sudah merilis gitu loh, memang DNA salmon itu tidak ada DNA-nya dan itu ada kandungan, ada produk jarum yang dimasukkan di situ, dan itu tidak boleh, seperti itu membahayakan. Biar saja dia berbicara seperti apa, itu haknya dari Terlapor," katanya.
(nnz)
Lihat Juga :