Menkes Budi Gunadi Sadikin Ingatkan Bahaya Bukber saat Ramadan

Minggu, 01 Maret 2026 - 12:11 WIB
Menurutnya, kebiasaan menyantap makanan berat dengan kandungan karbo tinggi bisa menyebabkan berbagai penyakit dan gangguan pencernaan, salah satunya adalah Gerd (Gastroesophageal Reflux Disease) atau biasa disebut asam lambung.

“Nah, kalau kita makan sebanyak ini dalam waktu singkat, itu akan menyebabkan penyakit genzi sekarang namanya Gerd. Nah, kalau kita kena Gerd, perut kita tuh jadi Ini enggak enak. Apalagi kalau lihat makanannya kayak gini kan, banyak karbo-nya, banyak gulanya,” jelas Budi.

Baca juga: Music Zone Meriahkan Anjungan Sarinah, Booth AQUA Segarkan Penonton saat Buka Puasa

Selain berpotensi terkena Gerd, memakan makanan berat pada saat berbuka puasa dalam jumlah banyak sekaligus akan membuat efek mengantuk yang cukup berat. Sehingga aktivitas ibadah pada malam bulan Ramadhan bisa saja terganggu.

“Ini nanti akan membuat kita ngantuk. Jadi pada saat kita shalat tarawih udah pasti enggak dengerin ustaznya. Jadi ingat ya, pada saat kita puasa itu tujuannya bukan untuk makan enak tapi untuk ibadah dan kalau kita ibadah insya Allah kita juga sehat,” tutur dia.

Mengutip dari Mayo Clinic, Gerd sendiri merupakan kondisi di mana asam lambung naik kembali ke kerongkongan (refleks asam) dan menyebabkan sensasi terbakar pada bagian kerongkongan dan dada.

Harvard Health Publishing menuliskan bahwa asam yang naik ke kerongkongan tersebut bersifat korosif dan dapat menyebabkan peradangan. Jika tidak segera diobati, maka bisa menimbulkan kerusakan permanen pada kerongkongan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!