Cap Go Meh Gala Feast Hidupkan Warisan Peranakan di House of Tugu Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:45 WIB
Kopi yang disajikan turut memperkaya cerita sejarah. Biji kopi berasal dari Perkebunan Kawisari di Jawa Timur. Perkebunan tersebut berdiri sejak tahun 1870. Hingga kini lahan itu masih menghasilkan kopi berkualitas tinggi. Setiap cangkir menghadirkan kisah panjang tanah dan tradisi. Karena itu pengunjung merasakan hubungan antara sejarah dan cita rasa.

Tiga Hidangan Ikonik, Satu Perjamuan

Cap Go Meh Gala Feast menampilkan tiga sajian utama sarat makna budaya. Hidangan pertama bernama Imperial Prawn Money Bag. Kulit tahu renyah membungkus udang segar dan water chestnut. Bentuknya menyerupai kantong uang sebagai simbol harapan rezeki. Uap tipis mengepul ketika mangkuk hitam dibuka. Presentasi dramatis ini menandai awal perjamuan.

Menu berikutnya adalah Tugu Lontong Cap Go Meh. Sajian ini memadukan lontong daun bambu dengan ayam opor resep pusaka. Resep tersebut diwariskan turun-temurun dalam keluarga. Pelengkapnya meliputi lodeh labu siam dan udang segar. Telur hitam, sate ayam, serta balado kentang tipis turut dihadirkan. Selain itu peyek kacang dan koya kedelai putih menyempurnakan hidangan.

Baca Juga : Mengenal Apa Itu Cap Go Meh, Perayaan setelah Hari Imlek 2023
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!