Tips Mengatasi Doomscrolling, Kebiasaan Scroll Berita Buruk yang Rusak Kesehatan Mental

Selasa, 07 April 2026 - 17:52 WIB
Kebiasan scroll berita buruk (doomscrolling) bisa merusak kesehatan mental. Foto: WebMD
JAKARTA - Di era informasi digital, doomscrolling menjadi kebiasaan yang sulit dihindari. Seseorang bisa terus-menerus mengonsumsi berita buruk tentang perang, bencana, dan krisis global sejak pagi hari. Tanpa disadari, perilaku ini dapat memperburuk kondisi kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Doomscrolling merupakan kebiasaan menggulir layar ponsel secara terus-menerus, terutama untuk mengonsumsi konten negatif atau tanpa tujuan jelas, seperti berita buruk, drama media sosial, hingga konten yang memicu kecemasan. Kebiasaan ini sering terjadi tanpa disadari, biasanya saat malam hari atau saat seseorang sedang merasa lelah.



Baca Juga : Doomscrolling, Sebutan Terlalu Banyak Melihat Konten Negatif



Bukannya beristirahat, pengguna ponsel justru terus terpapar informasi yang memicu stres dan membuat kualitas tidur menurun. Menurut Budi, penggunaan ponsel yang tidak terkontrol bisa berdampak pada kesehatan mental karena memicu sensasi kecanduan yang tidak memberikan manfaat jangka panjang.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kembali membagikan konten edukatif melalui seri Budi Gemar Sharing #BGS di media sosial Instagramnya. Kali ini, ia membahas soal fenomena doomscrolling dan cara mengatasinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!