4 Penyakit yang Sering Diderita Kucing di Indonesia dan Cara Mencegahnya
Sabtu, 19 September 2020 - 13:00 WIB
2. PENYAKIT PENCERNAAN
Foto: Pexels
Jenis penyakit pencernaan di antaranya feline panleukopenia virus, helminthiasis, dan toxoplasmosis.
Gejala klinis yang biasa muncul adalah lemas, tiduran terus, gak mau makan dan minum. Selain itu juga kemungkinan juga disertai muntah, mencret, atau liur berlebih.
Penyebabnya bisa karena virus, bakteri, protozoa, cacing, atau faktor makanan. Untuk mencegahnya, kamu mesti memberikan obat cacing khusus kucing secara rutin.
3. PENYAKIT PERNAPASAN
Foto: Getty Images
Jenis penyakit ini antara lain chlamydia, rhinotrachaetis, dan feline calicivirus. Sedangkan gejala klinisnya adalah bersin, demam,gak mau makan, keluarnya discharge atau lendir dari hidung, dan batuk yang hampir mirip kayak manusia.
Penyebab penyakit ini adalah virus, bakteri, alergi, atau gangguan bawaan di saluran pernapasan. Untuk mencegahnya, kucing kamu mesti divaksinasi rutin minimal satu bulan sekali berturut-turut, mulai usia sekitar 2-3 bulan.
Foto: Pexels
Jenis penyakit pencernaan di antaranya feline panleukopenia virus, helminthiasis, dan toxoplasmosis.
Gejala klinis yang biasa muncul adalah lemas, tiduran terus, gak mau makan dan minum. Selain itu juga kemungkinan juga disertai muntah, mencret, atau liur berlebih.
Penyebabnya bisa karena virus, bakteri, protozoa, cacing, atau faktor makanan. Untuk mencegahnya, kamu mesti memberikan obat cacing khusus kucing secara rutin.
3. PENYAKIT PERNAPASAN
Foto: Getty Images
Jenis penyakit ini antara lain chlamydia, rhinotrachaetis, dan feline calicivirus. Sedangkan gejala klinisnya adalah bersin, demam,gak mau makan, keluarnya discharge atau lendir dari hidung, dan batuk yang hampir mirip kayak manusia.
Penyebab penyakit ini adalah virus, bakteri, alergi, atau gangguan bawaan di saluran pernapasan. Untuk mencegahnya, kucing kamu mesti divaksinasi rutin minimal satu bulan sekali berturut-turut, mulai usia sekitar 2-3 bulan.
Lihat Juga :