Dituding Rasis ke Budaya Arab, Sabrina Carpenter Minta Maaf
Senin, 13 April 2026 - 07:30 WIB
"Reaksi saya murni kebingungan, sarkasme, dan tidak berniat buruk. Seharusnya saya bisa menanganinya dengan lebih baik!" tambahnya.
Dalam unggahan yang sama, Sabrina justru makin memahami makna di balik sorakan unik tersebut. Ia menyatakan keterbukaan bagi para penggemar untuk mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara budaya masing-masing di tiap konser berikutnya.
Baca Juga : Sabrina Carpenter Jadi Musuh Baru Taylor Swift, Ini Sebabnya!
Zaghrouta sendiri adalah ekspresi budaya tradisional Arab yang dilakukan dengan menggetarkan lidah secara cepat untuk menghasilkan suara nada tinggi yang melengking.
"Sekarang saya tahu apa itu Zaghrouta! Saya menyambut semua sorakan dan yodel (teknik vokal) mulai sekarang dan seterusnya," tutup Sabrina.
Dalam unggahan yang sama, Sabrina justru makin memahami makna di balik sorakan unik tersebut. Ia menyatakan keterbukaan bagi para penggemar untuk mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara budaya masing-masing di tiap konser berikutnya.
Baca Juga : Sabrina Carpenter Jadi Musuh Baru Taylor Swift, Ini Sebabnya!
Zaghrouta sendiri adalah ekspresi budaya tradisional Arab yang dilakukan dengan menggetarkan lidah secara cepat untuk menghasilkan suara nada tinggi yang melengking.
"Sekarang saya tahu apa itu Zaghrouta! Saya menyambut semua sorakan dan yodel (teknik vokal) mulai sekarang dan seterusnya," tutup Sabrina.
(wur)
Lihat Juga :