V+Short Hadirkan Tantangan Baru, Aktor Harus Sampaikan Emosi Cepat di Format Vertikal

Sabtu, 09 Mei 2026 - 13:07 WIB
Baca juga: MNC Digital Entertainment Resmi Luncurkan V+Short di Hong Kong, Bidik Pasar Global

Senada dengan Vania, cast lainnya, Raffasyah menekankan bahwa dalam drama durasi pendek, tidak ada ruang untuk pengenalan karakter yang bertele-tele. Pesan dari karakter harus cepat sampai kepada penonton sejak awal.

"Kita di sini tuh harus lebih cepat menyampaikan peran, emosi, dan karakter kita agar semua orang yang nonton itu bisa langsung merasakan," tegas Raffasyah.

Di sisi lain, Maghara yang juga menjadi cast dalam micro drama V+ Short mengungkapkan bahwa permainan peran di V+Short jauh berbeda dengan serial televisi atau film konvensional pada umumnya. Ia menggambarkan kecepatan alur ceritanya seperti sebuah komposisi musik yang padat.

"Kalau menurut saya tempo sih, karena kalau di sini tuh cepat banget. Ibarat kata main musik yang sudah jadi 1/3 dibanding 4/4. Tapi uniknya, meski awalnya saya skeptis kenapa harus vertikal, tiba-tiba pas sudah 'nyemplung' malah ketagihan buat scroll ke episode selanjutnya," jelas Maghara.

Maghara juga menambahkan bahwa keberagaman ide cerita—mulai dari kisah CEO, mafia, hingga drama anak SMA—menjadi kekuatan utama yang membuat para pemain merasa tertantang. Ia yakin penonton Indonesia akan menyukai drama yang "lebih menggigit" dan memiliki emosi yang dalam meskipun dinikmati di sela-sela kesibukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!