10-15 Persen Pasangan Usia Subur Alami Infertilitas, Wamenkes Dante Buka Suara

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:30 WIB
Maka dari itu, angka kesuburan atau fertilitas perlu dijaga agar angka kelahiran tidak menurun dan Indonesia semakin banyak memiliki generasi emas di masa depan khususnya di 2045 mendatang.

“Kalau nanti generasi ini pertumbuhannya bagus, maka kita akan punya usia produktif yang bagus di tahun 2045 yang disebut sebagai masa Indonesia Emas. Ini harus dijaga kualitasnya," kata Dante dalam rilis keterangan resminya, dikutip Sabtu (30/5/2026).

Di sisi lain, ia juga menilai bahwa pelayanan terhadap fertilitas di Indonesia juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas angka fertilitas serta meningkatkan angka kelahiran anak. Terlebih para pasien infertilitas yang datang ke layanan tersebut bukan hanya menginginkan kesembuhan namun juga harapan terhadap kehadiran sesuatu yang baru.

Baca Juga : Coba Segala Cara tapi Belum Hamil? Awas Indikasi Awal Kemandulan

“Pernahkah kita membayangkan betapa beratnya perjalanan sepasang suami istri yang datang ke klinik fertilitas? Mereka datang bukan untuk berobat dari sakit fisik, tetapi memperjuangkan sebuah kehidupan yang belum hadir. Di sinilah layanan fertilitas berbeda, yang kita rawat bukan hanya tubuh, tetapi juga jiwa dan harapan,” tambah dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!