Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London

Jum'at, 26 Juni 2026 - 18:20 WIB
Salah satu anggota panel RAVEC adalah Sir Clive Alderton, Sekretaris Pribadi Utama Raja Charles sekaligus pejabat paling senior di Istana Buckingham.

Harry selama ini meyakini sang ayah sebenarnya memiliki pengaruh untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Dalam wawancaranya dengan BBC tahun lalu, ia mengatakan Raja Charles memiliki kendali yang cukup besar atas persoalan itu.

"Pada akhirnya masalah ini bisa diselesaikan. Bukan berarti ayah saya harus ikut campur, tetapi cukup membiarkan para ahli melakukan apa yang memang perlu dilakukan," ujar Harry.

Ia juga mengaku sedih karena hingga kini merasa belum aman membawa Meghan, Archie, dan Lilibet kembali ke Inggris.

"Saya tidak bisa membayangkan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris dalam situasi seperti sekarang. Sangat menyedihkan karena saya tidak bisa memperlihatkan tanah air saya kepada anak-anak," tuturnya.

Saat ini, status keamanan Harry masih dalam proses peninjauan. RAVEC akan memberikan rekomendasi kepada ketua independen untuk menentukan apakah Harry kembali berhak memperoleh pengawalan polisi bersenjata.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Dalam Negeri Inggris hanya menyatakan bahwa sistem perlindungan pemerintah dirancang secara ketat dan proporsional.

"Kami memiliki kebijakan untuk tidak mengungkap rincian pengaturan keamanan karena hal itu dapat memengaruhi efektivitas sistem dan keselamatan individu yang dilindungi," demikian pernyataan resmi kementerian.

Sementara itu, Meghan Markle dikabarkan tidak memiliki agenda bisnis selama berada di Inggris. Berbeda dengan kunjungannya ke Australia pada April lalu yang dimanfaatkan untuk mempromosikan merek As Ever dan menjalin kerja sama dengan platform mode berbasis kecerdasan buatan, OneOff, kali ini Meghan disebut hanya akan fokus mendampingi keluarganya.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!