Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Minggu, 28 Juni 2026 - 09:34 WIB
"Charles pada awalnya berusaha menyambut Meghan sebagai bagian dari keluarga. Namun dalam beberapa tahun terakhir, ia terlihat mengambil jarak," katanya.
Menurut Matta, hal itu menunjukkan bahwa akar persoalan sebenarnya bukan berasal dari Meghan, melainkan konflik yang telah lama terjadi antara Harry dan keluarganya sendiri.
Baca Juga : Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Ia menambahkan, berbagai isu yang selama ini disuarakan Harry, mulai dari campur tangan media hingga tekanan kehidupan di lingkungan istana, sudah dirasakan sang pangeran bahkan sebelum bertemu Meghan.
Di sisi lain, Matta menilai perhatian publik terhadap konflik Harry dan Meghan dengan keluarga kerajaan kini tidak lagi seheboh beberapa tahun lalu. Sejak penampilan terakhir mereka bersama Pangeran William dan Kate Middleton pada 2022, masyarakat dinilai mulai memahami bahwa persoalan tersebut jauh lebih kompleks.
"Publik kini menyadari bahwa hubungan mereka memang rumit, sekaligus lebih memahami bagaimana monarki bekerja," ujarnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar justru terletak pada cara Istana Buckingham mengelola proses rekonsiliasi tersebut.
"Jika publik menerima sinyal yang saling bertentangan, misalnya ada kabar rekonsiliasi tetapi di saat yang sama muncul laporan soal ketegangan baru, maka kesan yang muncul adalah keluarga kerajaan masih belum mampu menyelesaikan konflik internal mereka," katanya.
Menurut Matta, hal itu menunjukkan bahwa akar persoalan sebenarnya bukan berasal dari Meghan, melainkan konflik yang telah lama terjadi antara Harry dan keluarganya sendiri.
Baca Juga : Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Ia menambahkan, berbagai isu yang selama ini disuarakan Harry, mulai dari campur tangan media hingga tekanan kehidupan di lingkungan istana, sudah dirasakan sang pangeran bahkan sebelum bertemu Meghan.
Di sisi lain, Matta menilai perhatian publik terhadap konflik Harry dan Meghan dengan keluarga kerajaan kini tidak lagi seheboh beberapa tahun lalu. Sejak penampilan terakhir mereka bersama Pangeran William dan Kate Middleton pada 2022, masyarakat dinilai mulai memahami bahwa persoalan tersebut jauh lebih kompleks.
"Publik kini menyadari bahwa hubungan mereka memang rumit, sekaligus lebih memahami bagaimana monarki bekerja," ujarnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar justru terletak pada cara Istana Buckingham mengelola proses rekonsiliasi tersebut.
"Jika publik menerima sinyal yang saling bertentangan, misalnya ada kabar rekonsiliasi tetapi di saat yang sama muncul laporan soal ketegangan baru, maka kesan yang muncul adalah keluarga kerajaan masih belum mampu menyelesaikan konflik internal mereka," katanya.
Lihat Juga :