Pergeseran Pasar Pre-Loved: Konsumen Kini Tuntut Transaksi Privat dan Pencairan Instan Dimanapun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:11 WIB
Selain faktor efisiensi waktu, isu keamanan dan kerahasiaan (privasi) menjadi pertimbangan krusial. Membawa tas desainer, jam tangan mewah, hingga perhiasan bermerek melintasi ruang publik tentu memunculkan risiko keamanan tersendiri.

Tidak sedikit kolektor yang merasa waswas saat harus menenteng aset miliaran rupiah di dalam kendaraan mereka menuju toko fisik.

Menjawab kebuntuan logistik dan privasi ini, industri jual beli barang sekunder mulai merombak model operasionalnya. Skema ritel konvensional yang mengharuskan pelanggan datang ke toko kini bergeser ke arah layanan "jemput bola" yang lebih privat.

Salah satu inovasi yang muncul merespons tren ini adalah hadirnya layanan ALLU Personal Service. Model operasional ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan proses penaksiran harga (appraisal) hingga transaksi pelepasan aset bermerek mereka dari lokasi mana pun.

Konsumen dapat mengatur pertemuan dengan ahli penilai di rumah pribadi, ruang kantor, coffee shop, atau lokasi lain yang disepakati bersama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!