250 Penari Muda Tampil Memukau di TIM, Hidupkan Tari Nusantara dan Balet Kontemporer

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:46 WIB
Pertunjukan ini dipentaskan di atas panggung Teater Besar TIM, salah satu ruang seni pertunjukan paling bergengsi di Indonesia, dengan kapasitas 600 hingga 700 penonton, di mana Growth lahir dari kolaborasi antara Rafa International Dance School dan Yayasan Raya Budaya Nusantara, sebuah organisasi nirlaba yang berkomitmen melestarikan budaya Indonesia melalui pengarsipan digital dan pemberdayaan pelaku budaya.

Kolaborasi ini menghadirkan konsep artistik Tarian Raya di Balik Hutan Nusantara — sebuah metafora tentang pohon sebagai simbol pertumbuhan manusia yang tak bisa dipisahkan dari akarnya.

Setiap babak menampilkan kekayaan tari daerah Indonesia — dari Tari Gantar Kalimantan Timur, Tari Jaipong Jawa Barat, Tari Piring Sumatera Barat, hingga Tari Saman — yang dipadukan dengan jazz, hip-hop, dan balet kontemporer dalam satu panggung yang harmonis.

"Tiga belas tahun bukan waktu yang singkat. Rafa tumbuh karena setiap siswa, setiap orang tua, dan setiap guru yang percaya bahwa seni bukan sekadar keterampilan — melainkan cara membentuk karakter. Growth adalah cermin dari perjalanan itu," kata Nevine selaku Founder Rafa International Dance School.

"Kami percaya bahwa budaya adalah akar identitas bangsa. Kolaborasi dengan RAFA adalah wujud nyata dari keyakinan itu — bahwa pelestarian budaya paling efektif terjadi ketika ia hidup di dalam diri generasi muda, bukan hanya tersimpan di arsip," tutur Ketua Yayasan Raya Budaya Nusantara Teuku Rassya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!