Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:30 WIB
Perubahan itu terjadi secara bertahap sehingga banyak pasien merasa aktivitas sehari-hari masih berjalan normal. Untuk itu Prof. Bayu menjelaskan bahwa kondisi ini membuat banyak penderita baru mengetahui dirinya mengalami retinopati diabetik ketika gangguan penglihatan sudah cukup berat.

Bahkan, banyak juga yang datang ke dokter karena merasa dirinya mengalami katarak. Padahal setelah dilakukan pemeriksaan, penyebabnya bisa berbeda.

“‘Dok, saya katarak.’ Bahkan belum diperiksa dia sudah mendiagnosis sendiri. Sekarang kan zaman AI. Kalau cari di internet ‘pandangan mata kabur’ dan usia 55 tahun, yang pertama keluar biasanya katarak. Akhirnya datang dengan keyakinan itu. Begitu dicek ternyata gulanya tinggi, ternyata retinopatinya sudah berat,” ungkap Prof. Bayu.

Karena itu, Prof. Bayu menekankan pentingnya skrining mata secara rutin bagi penyandang diabetes, bahkan ketika belum merasakan keluhan apa pun.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!