Jalan Film Indonesia Menuju Oscar makin Terbuka, Kementerian Kebudayaan Dukung Balinale
Senin, 27 Juli 2026 - 17:46 WIB
Pada penyelenggaraan tahun 2026, Balinale menerima lebih dari 1.300 pendaftaran film dari berbagai negara. Dari jumlah tersebut, panitia menetapkan 94 film dari 38 negara sebagai seleksi resmi, termasuk 23 film Indonesia. Festival itu juga menghadirkan 20 pemutaran perdana dunia, 10 pemutaran perdana internasional, serta 26 pemutaran perdana Asia.
Sebagai satu-satunya festival film di Indonesia yang memiliki kualifikasi Academy Award®️ untuk kategori Best Short Film, Balinale dinilai menjadi jalur penting bagi sineas nasional untuk menjangkau jaringan internasional, mulai dari distributor, programmer festival, hingga pelaku industri perfilman dunia.
Pendiri dan Direktur Festival Balinale, Deborah Gabinetti, mengatakan kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan menjadi fondasi penting dalam memperluas kesempatan bagi sineas Indonesia untuk berkembang di tingkat global.
"Balinale didirikan untuk menciptakan peluang yang bermakna bagi para pembuat film Indonesia dengan membawa komunitas film internasional ke Indonesia sekaligus membawa cerita-cerita Indonesia ke seluruh dunia," ucap Deborah Gabinetti. "Kolaborasi kami dengan Kementerian Kebudayaan terus memperkuat visi tersebut melalui inisiatif yang mendukung pengembangan kreatif, pertukaran budaya, dan pertumbuhan industri jangka panjang."
Menjelang penyelenggaraan edisi ke-20, Balinale juga mengumumkan bahwa pendaftaran film akan dibuka mulai 1 Oktober 2026, sekaligus membuka kesempatan bagi sineas Indonesia dan mancanegara untuk berpartisipasi dalam festival yang telah menjadi salah satu ajang perfilman paling bergengsi di kawasan Asia.
Sebagai satu-satunya festival film di Indonesia yang memiliki kualifikasi Academy Award®️ untuk kategori Best Short Film, Balinale dinilai menjadi jalur penting bagi sineas nasional untuk menjangkau jaringan internasional, mulai dari distributor, programmer festival, hingga pelaku industri perfilman dunia.
Pendiri dan Direktur Festival Balinale, Deborah Gabinetti, mengatakan kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan menjadi fondasi penting dalam memperluas kesempatan bagi sineas Indonesia untuk berkembang di tingkat global.
"Balinale didirikan untuk menciptakan peluang yang bermakna bagi para pembuat film Indonesia dengan membawa komunitas film internasional ke Indonesia sekaligus membawa cerita-cerita Indonesia ke seluruh dunia," ucap Deborah Gabinetti. "Kolaborasi kami dengan Kementerian Kebudayaan terus memperkuat visi tersebut melalui inisiatif yang mendukung pengembangan kreatif, pertukaran budaya, dan pertumbuhan industri jangka panjang."
Menjelang penyelenggaraan edisi ke-20, Balinale juga mengumumkan bahwa pendaftaran film akan dibuka mulai 1 Oktober 2026, sekaligus membuka kesempatan bagi sineas Indonesia dan mancanegara untuk berpartisipasi dalam festival yang telah menjadi salah satu ajang perfilman paling bergengsi di kawasan Asia.
(dra)
Lihat Juga :