Upaya Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata di Lombok Tengah
Rabu, 30 September 2020 - 15:03 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Bimbingan Teknis SDM Ekonomi Kreatif Fotografi. / Foto: ist
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf /Baparekraf) menggelar Bimbingan Teknis SDM Ekonomi Kreatif Fotografi. Diikuti sekitar 100 peserta stakeholder pariwisata , acara tersebut diselenggarakan di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) .
(Baca juga: Rilis Runaway, Rahmania Astrini Dibantu Mr. Fantastic )
Selain Bimtek, juga digulirkan program Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA) di destinasi wisata sebagai rangkaian untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan kepada wisatawan. Analis Kebijakan Ahli Madya/Koordinator Edukasi III Direktorat Pengembangan SDM Ekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Toar RE Mangaribi mengatakan, NTB, khususnya Lombok Tengah memiliki destinasi yang sungguh luar biasa. Ditambah kebudayaan yang dimiliki membuat destinasi amat sempurna di mata wisatawan.
"Ini adalah destinasi yang diberikan Allah. Inilah Mandalika. Turis senang disambut dengan tarian. Tapi apapun itu, yang paling utama dan penting ialah jaringan (Wi-Fi). Itu yang harus ada. Wisatawan kalau tidak ada itu, biarpun tempat wisata bagus, tidak akan kembali lagi ke tempat ini. Itu kejadian di beberapa destinasi wisata. Di sini jangan sampai terjadi," tuturnya, Rabu (30/9).
Dia memaparkan, kegiatan Bimtek fotografi untuk meningkatkan kualitas SDM stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif. Bimtek fotografi ini mencoba menyederhanakan teknik pengambilan gambar menggunakan peralatan sederhana dengan kualitas mumpuni. "Peralatannya disederhanakan yakni menggunakan smartphone, tetapi dioptimalkan kembali kegunaannya," katanya.
Pada era digital saat ini, kalangan milenial memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk atau destinasi wisata. "Bagaimana hanya dengan foto bisa menarik kedatangan wisatawan. Hanya dengan foto saja, tak sedikit wisatawan yang berkeliling dunia mengunjungi suatu destinasi yang dilihatnya dari media sosial," terangnya.
(Baca juga: Rilis Runaway, Rahmania Astrini Dibantu Mr. Fantastic )
Selain Bimtek, juga digulirkan program Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA) di destinasi wisata sebagai rangkaian untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan kepada wisatawan. Analis Kebijakan Ahli Madya/Koordinator Edukasi III Direktorat Pengembangan SDM Ekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Toar RE Mangaribi mengatakan, NTB, khususnya Lombok Tengah memiliki destinasi yang sungguh luar biasa. Ditambah kebudayaan yang dimiliki membuat destinasi amat sempurna di mata wisatawan.
"Ini adalah destinasi yang diberikan Allah. Inilah Mandalika. Turis senang disambut dengan tarian. Tapi apapun itu, yang paling utama dan penting ialah jaringan (Wi-Fi). Itu yang harus ada. Wisatawan kalau tidak ada itu, biarpun tempat wisata bagus, tidak akan kembali lagi ke tempat ini. Itu kejadian di beberapa destinasi wisata. Di sini jangan sampai terjadi," tuturnya, Rabu (30/9).
Dia memaparkan, kegiatan Bimtek fotografi untuk meningkatkan kualitas SDM stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif. Bimtek fotografi ini mencoba menyederhanakan teknik pengambilan gambar menggunakan peralatan sederhana dengan kualitas mumpuni. "Peralatannya disederhanakan yakni menggunakan smartphone, tetapi dioptimalkan kembali kegunaannya," katanya.
Pada era digital saat ini, kalangan milenial memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk atau destinasi wisata. "Bagaimana hanya dengan foto bisa menarik kedatangan wisatawan. Hanya dengan foto saja, tak sedikit wisatawan yang berkeliling dunia mengunjungi suatu destinasi yang dilihatnya dari media sosial," terangnya.
Lihat Juga :