Produk Nestle Indonesia Peroleh Logo Pilihan Lebih Sehat
Kamis, 01 Oktober 2020 - 22:02 WIB
Sejumlah produk minuman siap konsumsi Nestle mendpat persetujuan BPOM untuk mencantumkan logo Pilihan Lebih Sehat. / Foto: ist
JAKARTA - Sejalan dengan komitmen dalam menggunakan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, Nestle Indonesia mempersembahkan produk minuman siap konsumsi, yaitu Milo UHT, Dancow UHT dan Bear Brand yang sudah mendapat persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mencantumkan logo Pilihan Lebih Sehat.
(Baca juga: Green Lifestyle ala Chelsea Islan, Kumpulkan dan Daur Ulang Plastik )
Selama masa pandemi, masyarakat mulai menempatkan perhatian khusus terhadap gaya hidup yang lebih sehat, salah satunya dengan menjaga pola makan dan asupan gizi. Dengan banyaknya pilihan produk pangan yang beredar di pasaran, konsumen sering bingung untuk menentukan pilihan produk pangan guna memenuhi kebutuhan gizi baginya, serta membatasi asupan gula, garam, dan lemak.
"Membaca label gizi pada kemasan merupakan salah satu solusi dalam membantu konsumen untuk lebih cerdas dalam memilih produk pangan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan mengetahui seberapa besar sumbangan zat gizi tertentu yang berasal dari produk pangan yang kita konsumsi," kata dr. Rimbawan dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor saat jumpa pers, Rabu (30/9).
(Baca juga: Green Lifestyle ala Chelsea Islan, Kumpulkan dan Daur Ulang Plastik )
Selama masa pandemi, masyarakat mulai menempatkan perhatian khusus terhadap gaya hidup yang lebih sehat, salah satunya dengan menjaga pola makan dan asupan gizi. Dengan banyaknya pilihan produk pangan yang beredar di pasaran, konsumen sering bingung untuk menentukan pilihan produk pangan guna memenuhi kebutuhan gizi baginya, serta membatasi asupan gula, garam, dan lemak.
"Membaca label gizi pada kemasan merupakan salah satu solusi dalam membantu konsumen untuk lebih cerdas dalam memilih produk pangan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan mengetahui seberapa besar sumbangan zat gizi tertentu yang berasal dari produk pangan yang kita konsumsi," kata dr. Rimbawan dari Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor saat jumpa pers, Rabu (30/9).
Lihat Juga :