Efek McGurk: Pengaruh Masker dan Cara Tingkatkan Komunikasi
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 13:23 WIB
Penggunaan masker saat pandemi menjelaskan efek McGurk yang mana nggak melihat bibir seseorang saat berbicara akan mempersulit komunikasi.
Soalnya, efek McGurk tadi menunjukkan kalau seseorang sebaiknya menggunakan kedua mata dan telinga mereka untuk memahami yang orang lain katakan, walaupun kadang-kadang kesalahpahaman bisa aja muncul.
Selain itu, memang mulut dan bibir yang tertutup masker jadi bikin orang lain lebih susah memahami perasaan ataupun pesan yang mau kamu sampaikan.
Umumnya komunikasi bergantung pada isyarat verbal dan non-verbal. Jadi penggunaan masker yang menutupi sebagian besar wajah seseorang akan menyulitkan orang lain membaca bibir atau memproses isyarat non-verbal. Suara yang keluar juga kemungkinan besar kurang jelas, karena teredam masker.
Tapi, jangan bandel, ya. Alasan ini bukan berarti bikin kamu bisa seenaknya lepas masker. Ingat, situasinya belum aman.
Terus, gimana dong?
Tips Meningkatkan Komunikasi dengan Masker
Pertama, kamu bisa gunakan bahasa tubuh yang terlihat. Bagian tubuh yang dapat dilihat orang lain termasuk mata, alis, dan tangan. Kamu juga bisa mengandalkan beberapa gerakan tubuh untuk meningkatkan komunikasi meski memakai masker. Di antaranya:
- Alis: kamu bisa menggerakkan alismu sesuai dengan topik yang dibicarakan. Misalnya mengangkat alis saat kaget atau mengerutkan alis saat kamu marah.
Soalnya, efek McGurk tadi menunjukkan kalau seseorang sebaiknya menggunakan kedua mata dan telinga mereka untuk memahami yang orang lain katakan, walaupun kadang-kadang kesalahpahaman bisa aja muncul.
Selain itu, memang mulut dan bibir yang tertutup masker jadi bikin orang lain lebih susah memahami perasaan ataupun pesan yang mau kamu sampaikan.
Umumnya komunikasi bergantung pada isyarat verbal dan non-verbal. Jadi penggunaan masker yang menutupi sebagian besar wajah seseorang akan menyulitkan orang lain membaca bibir atau memproses isyarat non-verbal. Suara yang keluar juga kemungkinan besar kurang jelas, karena teredam masker.
Tapi, jangan bandel, ya. Alasan ini bukan berarti bikin kamu bisa seenaknya lepas masker. Ingat, situasinya belum aman.
Terus, gimana dong?
Tips Meningkatkan Komunikasi dengan Masker
Pertama, kamu bisa gunakan bahasa tubuh yang terlihat. Bagian tubuh yang dapat dilihat orang lain termasuk mata, alis, dan tangan. Kamu juga bisa mengandalkan beberapa gerakan tubuh untuk meningkatkan komunikasi meski memakai masker. Di antaranya:
- Alis: kamu bisa menggerakkan alismu sesuai dengan topik yang dibicarakan. Misalnya mengangkat alis saat kaget atau mengerutkan alis saat kamu marah.
Lihat Juga :