Maudy Koesnaedi, dari Hobi Tanaman Hias hingga Belajar Ilmu Pertanian

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 14:20 WIB
Meskipun masih sambil belajar, Maudy pun kerap memamerkan hobi barunya ini, sehingga beberapa kerabatnya mengirim hadiah berupa tanaman hias. Maudy juga semakin bersemangat untuk terus menggali ilmu dari Geng Ijo. "Setiap malam itu saya seperti anak kuliah, baca literatur yang berasal dari obrolan di grup WhatsApp," ucapnya sembari tertawa. (Baca juga: Kemenag Validasi Data Calon Penerima Bantuan Guru Madrasah Bukan PNS)

Berkat mereka, Maudy pun berhasil merawat tanaman pertama yang dia beli dalam kondisi tidak bagus menjadi sehat kembali. "Favorit saya, Homalomena Black, saya beli saat belum tahu apa-apa soal tanaman hias, beberapa bulan lalu di online seller seharga Rp 30 ribu. Datang tanpa media tanam hanya akar, daun ada yang robek, layu. Lihat dia sekarang bertambah daun dan sudah sehat rasanya senang banget. Walaupun ini tanaman biasa, bagi saya sangat berkesan," ungkap perempuan yang sering disapa Mpok Mod ini.

Maudy memang senang merawat tanaman yang lazim ditemui tidak perlu tanaman langka. Meskipun dia terpesona melihat Alocasia Azlani dan Infernalis yang memiliki daun berwarna hitam dan masuk tanaman jenis langka, tapi Maudy tidak berniat membeli. Baginya, dia tidak ingin memiliki tanaman yang termasuk langka, sebab belum tentu juga dia bisa merawatnya.

"Saya lihat ada penjual yang ambil tanaman langka di tengah hutan Kalimantan kemudian dicacah untuk diperbanyak. Saya enggak tega, tanaman langka malah dijual bebas terlalu membabi buta. Semua diambil hanya untuk komersil. Sedih juga lihat itu," jelasnya. (Baca juga: Peneliti Temukan Danau Air Asin di Planet Mars)

Di rumahnya kini sudah ada beberapa tanaman dengan jenis Calladium, Syngonium, dan Monstera yang sebagian besar hadiah dan kiriman dari penjual tanaman online. Maudy juga mengaku belum pernah membeli tanaman hias yang harganya di atas Rp500.000.

Tanpa mengocek kantong terlalu dalam, dengan merawat tanaman istri Erik Meijer ini banyak belajar mengenal makhluk hidup, serta menghargai kehidupan. Sebab dia sering jumpai daun layu, mati, dan tentu daun baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!