Larva BSF Diujicoba Menjadi Penangkal Covid-19
Kamis, 07 Mei 2020 - 09:46 WIB
Dia mengatakan, proses pengembangan material farmasi berbasis serangga ini dikenal sebagai yellow-biotechnology. Maka itu, meskipun hasil ini cukup menggembirakan, namun perlu diingat ini masih langkah awal, uji lanjutan masih diperlukan untuk mengetahui efektifitasnya apabila diujicoba pada manusia.
"Kami berharap dukungan semua pihak untuk dapat melanjutkan penelitian ini ke tahapan-tahapan berikutnya,” tutur Edwin.
Tim peneliti PPKS yang diwakili Dr. Frisda Panjaitan menjelaskan hasil riset menunjukkan senyawa ekstrak BSF ini cukup responsif meningkatkan kembali imunitas tikus albino yang sebelumnya sudah diturunkan imunitasnya.
Penelitian ini menggunakan dua cara dalam menurunkan imunitas yaitu secara spesifik menggunakan antigen dan non spesifik menggunakan black carbon.
"Kami berharap dukungan semua pihak untuk dapat melanjutkan penelitian ini ke tahapan-tahapan berikutnya,” tutur Edwin.
Tim peneliti PPKS yang diwakili Dr. Frisda Panjaitan menjelaskan hasil riset menunjukkan senyawa ekstrak BSF ini cukup responsif meningkatkan kembali imunitas tikus albino yang sebelumnya sudah diturunkan imunitasnya.
Penelitian ini menggunakan dua cara dalam menurunkan imunitas yaitu secara spesifik menggunakan antigen dan non spesifik menggunakan black carbon.
(nfl)
Lihat Juga :