Perempuan Rentan Osteoporosis, Termasuk Usia Muda
Kamis, 22 Oktober 2020 - 18:29 WIB
Oleh karena itu, sesuai dengan kampanye 3 S, yakni S yang pertama, kini saatnya bagi perempuan Indonesia untuk menjaga kesehatan tulang sejak dini. Namun sayangnya, kandungan nutrisi di Indonesia pada umumnya mengandung kalsium dan vitamin D dalam level rendah, padahal nutrisi yang cukup dan pola hidup yang sehat merupakan langkah penting (S kedua) untuk mencegah Osteoporosis.
Prof. Tati menekankan bahwa kalsium dan vitamin D bekerja secara sinergis untuk meningkatkan kesehatan tulang dalam jangka panjang. Ia menjelaskan, vitamin D terlibat dalam penyerapan kalsium di usus halus. Tanpa asupan vitamin D yang cukup, bisa jadi penyerapan kalsium tidak maksimal.
Vitamin D kemudian lebih mengoptimalkan dan menjaga kepadatan mineral tulang atau Bone Mineral Density (BMD), dan meningkatkan kekuatan otot. Dengan demikian, sesuai dengan S yang ke 3, perempuan Indonesia dianjurkan untuk mengkonsumsi suplementasi yang mengandung Kalsium dan vitamin D tersebut.
“Suplementasi dalam proporsi yang memadai dapat mendukung hasil positif dalam kesehatan tulang. Literatur saat ini telah dengan jelas menunjukkan manfaat kalsium, vitamin D, dan kombinasi suplemen kalsium-vitamin D dalam memenuhi kesenjangan kebutuhan sehari-hari,” jelas Prof. Tati. (Baca juga: Sakit Lambung, Anang Hermansyah Berhasil Jalani Operasi di Bali )
Suplementasi kalsium harus selalu diperhatikan terutama untuk anak-anak, remaja, wanita hamil dan lanjut usia. Mengingat secara keseluruhan, kesadaran untuk menjaga kalsium tubuh pada masyarakat Indonesia masih rendah.
Prof. Tati menekankan bahwa kalsium dan vitamin D bekerja secara sinergis untuk meningkatkan kesehatan tulang dalam jangka panjang. Ia menjelaskan, vitamin D terlibat dalam penyerapan kalsium di usus halus. Tanpa asupan vitamin D yang cukup, bisa jadi penyerapan kalsium tidak maksimal.
Vitamin D kemudian lebih mengoptimalkan dan menjaga kepadatan mineral tulang atau Bone Mineral Density (BMD), dan meningkatkan kekuatan otot. Dengan demikian, sesuai dengan S yang ke 3, perempuan Indonesia dianjurkan untuk mengkonsumsi suplementasi yang mengandung Kalsium dan vitamin D tersebut.
“Suplementasi dalam proporsi yang memadai dapat mendukung hasil positif dalam kesehatan tulang. Literatur saat ini telah dengan jelas menunjukkan manfaat kalsium, vitamin D, dan kombinasi suplemen kalsium-vitamin D dalam memenuhi kesenjangan kebutuhan sehari-hari,” jelas Prof. Tati. (Baca juga: Sakit Lambung, Anang Hermansyah Berhasil Jalani Operasi di Bali )
Suplementasi kalsium harus selalu diperhatikan terutama untuk anak-anak, remaja, wanita hamil dan lanjut usia. Mengingat secara keseluruhan, kesadaran untuk menjaga kalsium tubuh pada masyarakat Indonesia masih rendah.
(tdy)
Lihat Juga :