Protein Bantu Sembuhkan Pasien COVID-19

Kamis, 07 Mei 2020 - 20:05 WIB
"Jadi bukan hanya protein yang tinggi, lebih tinggi dari orang normal, tapi juga kebutuhan energi karena pasiennya panas kan? 1 derajat di atas 37 derajat celcius, kalau pasien itu panas membutuhkan tambahan energi 13%. Panas itu demam," terang Triyani.

"Jadi biasanya kita memberikan diet pada pasien-pasien yang dirawat, yaitu energi tinggi dan protein tinggi untuk pasien yang masih sadar penuh. Jadi makan per orang. Kalau pasiennya sudah tidak sadar, sudah kritis, itu beda lagi. Ini yang umumnya masih bisa makan makanan pokok," lanjutnya.

Tidak hanya sebagai lauk-pauk, protein juga bisa dikonsumsi dalam bentuk camilan. Dalam hal ini, Triyani merekomendasikan kacang hijau yang bisa dibuat menjadi berbagai macam olahan.

"Protein nggak hanya untuk lauk, tapi juga untuk snack atau selingan. Seperti kacang hijau, ini sumber protein. Dia sangat tinggi protein dan enak sekali," tandasnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!