Remaja yang Ikut Ekstrakulikuler Punya Kesehatan Mental yang Baik
Selasa, 17 November 2020 - 03:31 WIB
“Meskipun kami melakukan penelitian ini sebelum pandemi COVID-19, temuannya sangat relevan sekarang ketika remaja mungkin menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar di waktu luang mereka jika akses ke kegiatan ekstrakurikuler, seperti program olahraga dan seni dibatasi karena COVID-19,” kata Eva Oberle, penulis utama studi dan asisten profesor di Human Early Learning Partnership di UBC School of Population and Public Health.
"Temuan kami menyoroti kegiatan ekstrakurikuler sebagai aset (untuk) kesejahteraan mental remaja. Menemukan cara yang aman bagi anak-anak dan remaja untuk terus berpartisipasi dalam aktivitas ini selama waktu saat ini dapat menjadi cara untuk mengurangi waktu layar dan meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan," sambungnya. (Baca juga: Iis Dahlia dan Ayu Ting Ting Bersaing, Rhoma Irama Bakal Menghibur di ADI 2020 )
Meski beberapa bentuk waktu layar dapat bermanfaat, seperti memelihara hubungan dengan teman dan anggota keluarga secara online jika tidak dapat melihatnya secara langsung, tetapi ada jenis waktu layar lain yang dapat sangat berbahaya. Ada banyak nuansa yang belum dipahami dengan baik dan penting untuk dieksplorasi.
Temuan ini muncul setelah sebuah penelitian pada 2019 menyimpulkan bahwa depresi dan pikiran untuk bunuh diri telah berlipat ganda pada anak muda Amerika selama dekade terakhir, dengan ponsel dan media sosial sebagai penyebab kenaikan ini.
"Temuan kami menyoroti kegiatan ekstrakurikuler sebagai aset (untuk) kesejahteraan mental remaja. Menemukan cara yang aman bagi anak-anak dan remaja untuk terus berpartisipasi dalam aktivitas ini selama waktu saat ini dapat menjadi cara untuk mengurangi waktu layar dan meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan," sambungnya. (Baca juga: Iis Dahlia dan Ayu Ting Ting Bersaing, Rhoma Irama Bakal Menghibur di ADI 2020 )
Meski beberapa bentuk waktu layar dapat bermanfaat, seperti memelihara hubungan dengan teman dan anggota keluarga secara online jika tidak dapat melihatnya secara langsung, tetapi ada jenis waktu layar lain yang dapat sangat berbahaya. Ada banyak nuansa yang belum dipahami dengan baik dan penting untuk dieksplorasi.
Temuan ini muncul setelah sebuah penelitian pada 2019 menyimpulkan bahwa depresi dan pikiran untuk bunuh diri telah berlipat ganda pada anak muda Amerika selama dekade terakhir, dengan ponsel dan media sosial sebagai penyebab kenaikan ini.
(tdy)
Lihat Juga :