Bali Destinasi Bulan Madu Terbaik di Dunia
Rabu, 18 November 2020 - 06:35 WIB
Italia berada peringkat kedua. Italia sebelumnya dikenal sebagai destinasi pernikahan karena identitas romantisme yang melekat pada negara itu. Wilayah pantai seperti Amalfi, Capri, dan Sorento menjadi destinasi favorit untuk menikah dan melanjutkannya dengan bulan madu. "Italia selalu menawarkan sisi glamor tertinggi untuk bulan madu," ungkap riset Kuoni.
Hawaii dan Maladewa memang menjadi destinasi konvensional untuk melangsungkan pernikahan dan bulan madu . Hawaii, yang memiliki banyak pulau, menjadikan pasangan bisa menentukan pilihan pantai yang akan menjadi lokasi menikah dan bulan madu. Lain dari itu, Maladewa menjadi destinasi klasik untuk bulan madu karena perairan yang jernih dan vila di tepi laut yang menawarkan pemandangan matahari tenggelam yang sangat menawan.
Selain penilaian dari Pinterest, Bali menjadi destinasi pernikahan paling Instragrammable di dunia pada Agustus tahun lalu. Penilaian yang dilakukan oleh Flowercard, menyebutkan Bali sebagai lokasi paling populer untuk mengatakan "I do". Bali mampu mengalahkan New York, Miami, Los Angeles, hingga Paris yang dikenal sebagai City of Love. (Baca juga: Tetap Jaga Berat Badan Selama Pandemi)
Bali memiliki 1.570.192 unggahan di Instagram berkaitan dengan pernikahan. Disusul New York dengan 750.000 unggahan, Miami dengan 601.302 unggahan, Los Angeles dengan 406.896 unggahan. Paris menduduki peringkat kesembilan dengan 173.950 unggahan dan Phuket di Thailand dengan 63.143 unggahan. "Memilih destinasi wisata bukan hanya berdasarkan kedekatan dan kenyamanan, tetapi juga destinasi impian yang menawarkan eksotisme dan kesempatan untuk mengabadikan momen tak terlupakan di Instagram," demikian keterangan Flower Card.
Seiring dengan pandemi corona yang akan segera berakhir, destinasi wisata pernikahan di Bali pun akan segera bangkit. Seperti diungkapkan Vishal Lakhiani, pengelola Eventures di Bali. Dia mengungkapkan, banyak kliennya memilih menunda pernikahan dan kini sedang memantau situasi. "Mereka memilih untuk membuat keputusan hingga situasi membaik," kata Lakhiani, seperti dilansir Prestige Online.
Di saat situasi pandemi akan membaik, pasangan yang akan menikah diharapkan bisa menyiapkan rencana pernikahan dan melakukan perubahan yang diperlukan. Misalnya, mengurangi jumlah tamu undangan yang akan menghadiri pernikahan, juga mengikuti standar dan protokol yang telah ditetapkan pemerintah. "Standar keselamatan dan keamanan ekstra harus diterapkan oleh klien, resor, dan seluruh pelaksana upacara pernikahan," kata Lakhiani. (Baca juga: 4 Fakta Tentang Partai Ummat, Partai Baru Amien Rais)
Hawaii dan Maladewa memang menjadi destinasi konvensional untuk melangsungkan pernikahan dan bulan madu . Hawaii, yang memiliki banyak pulau, menjadikan pasangan bisa menentukan pilihan pantai yang akan menjadi lokasi menikah dan bulan madu. Lain dari itu, Maladewa menjadi destinasi klasik untuk bulan madu karena perairan yang jernih dan vila di tepi laut yang menawarkan pemandangan matahari tenggelam yang sangat menawan.
Selain penilaian dari Pinterest, Bali menjadi destinasi pernikahan paling Instragrammable di dunia pada Agustus tahun lalu. Penilaian yang dilakukan oleh Flowercard, menyebutkan Bali sebagai lokasi paling populer untuk mengatakan "I do". Bali mampu mengalahkan New York, Miami, Los Angeles, hingga Paris yang dikenal sebagai City of Love. (Baca juga: Tetap Jaga Berat Badan Selama Pandemi)
Bali memiliki 1.570.192 unggahan di Instagram berkaitan dengan pernikahan. Disusul New York dengan 750.000 unggahan, Miami dengan 601.302 unggahan, Los Angeles dengan 406.896 unggahan. Paris menduduki peringkat kesembilan dengan 173.950 unggahan dan Phuket di Thailand dengan 63.143 unggahan. "Memilih destinasi wisata bukan hanya berdasarkan kedekatan dan kenyamanan, tetapi juga destinasi impian yang menawarkan eksotisme dan kesempatan untuk mengabadikan momen tak terlupakan di Instagram," demikian keterangan Flower Card.
Seiring dengan pandemi corona yang akan segera berakhir, destinasi wisata pernikahan di Bali pun akan segera bangkit. Seperti diungkapkan Vishal Lakhiani, pengelola Eventures di Bali. Dia mengungkapkan, banyak kliennya memilih menunda pernikahan dan kini sedang memantau situasi. "Mereka memilih untuk membuat keputusan hingga situasi membaik," kata Lakhiani, seperti dilansir Prestige Online.
Di saat situasi pandemi akan membaik, pasangan yang akan menikah diharapkan bisa menyiapkan rencana pernikahan dan melakukan perubahan yang diperlukan. Misalnya, mengurangi jumlah tamu undangan yang akan menghadiri pernikahan, juga mengikuti standar dan protokol yang telah ditetapkan pemerintah. "Standar keselamatan dan keamanan ekstra harus diterapkan oleh klien, resor, dan seluruh pelaksana upacara pernikahan," kata Lakhiani. (Baca juga: 4 Fakta Tentang Partai Ummat, Partai Baru Amien Rais)
Lihat Juga :