Pengguna Rokok Elektrik Cenderung Lebih Rentan terhadap Virus Pernapasan
Kamis, 19 November 2020 - 03:44 WIB
Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang menggunakan rokok elektrik atau vape secara signifikan mengubah respons kekebalan terhadap virus influenza. / Foto: Ilustrasi/HealthDay
JAKARTA - Para peneliti di UNC-Chapel Hill telah menemukan bahwa orang-orang yang menggunakan rokok elektrik atau vape secara signifikan mengubah respons kekebalan terhadap virus influenza . Ini menjadi penemuan yang mengkhawatirkan saat musim flu mendekat dan peningkatan Covid-19 di seluruh AS.
(Baca juga: Usai Terkena Pilek, Lindungi Diri dari Serangan Covid-19 )
Para peneliti lebih memusatkan perhatian pada potensi risiko kesehatan dari rokok elektrik . Ini terutama berlaku dengan pandemi terkait pernapasan di seluruh dunia.
Tetapi jika dibandingkan dengan bukan pengguna, orang yang menggunakan rokok elektrik menunjukkan lebih banyak perubahan pada gen kekebalan di sel pernapasan mereka yang melawan virus. Mereka juga menunjukkan tingkat antibodi yang tertekan. Di banyak peserta penelitian , perubahan ini bahkan lebih terlihat di antara pengguna rokok elektrik daripada di kalangan rokok biasa.
(Baca juga: Usai Terkena Pilek, Lindungi Diri dari Serangan Covid-19 )
Para peneliti lebih memusatkan perhatian pada potensi risiko kesehatan dari rokok elektrik . Ini terutama berlaku dengan pandemi terkait pernapasan di seluruh dunia.
Tetapi jika dibandingkan dengan bukan pengguna, orang yang menggunakan rokok elektrik menunjukkan lebih banyak perubahan pada gen kekebalan di sel pernapasan mereka yang melawan virus. Mereka juga menunjukkan tingkat antibodi yang tertekan. Di banyak peserta penelitian , perubahan ini bahkan lebih terlihat di antara pengguna rokok elektrik daripada di kalangan rokok biasa.
Lihat Juga :