Peneliti Jepang Temukan Puasa Miliki Efek Antipenuaan
Senin, 11 Mei 2020 - 20:00 WIB
Analisis komprehensif sampel darah itu menunjukkan bahwa puasa memiliki banyak manfaat yang luar biasa. Dari metabolit-metabolit tersebut diketahui kalau pengurangan asupan makanan memiliki efek antipenuaan. Metabolit ini penting untuk pemeliharaan otot dan aktivitas antioksidan.
Dari temuan tersebut terlihat bahwa puasa dapat membantu meningkatkan umur panjang dan memiliki efek peremajaan.
Dari penelitian itu diketahui pula bahwa puasa tidak hanya dapat meningkatkan fungsi sel secara optimal, tapi juga meningkatkan produksi antioksidan tubuh yang melindungi sel dari radikal bebas selama metabolisme.
"Puasa dapat meningkatkan produksi metabolit yang menjadi kunci dalam penelitian. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut, termasuk studi yang lebih besar di balik perubahan metabolisme ini," ujar salah seorang peneliti.
Dari temuan tersebut terlihat bahwa puasa dapat membantu meningkatkan umur panjang dan memiliki efek peremajaan.
Dari penelitian itu diketahui pula bahwa puasa tidak hanya dapat meningkatkan fungsi sel secara optimal, tapi juga meningkatkan produksi antioksidan tubuh yang melindungi sel dari radikal bebas selama metabolisme.
"Puasa dapat meningkatkan produksi metabolit yang menjadi kunci dalam penelitian. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut, termasuk studi yang lebih besar di balik perubahan metabolisme ini," ujar salah seorang peneliti.
(tsa)
Lihat Juga :