Prudential Indonesia dan UNICEF Rilis Buku Gemilang Edisi Khusus untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Anak Papua
Kamis, 03 Desember 2020 - 04:30 WIB
Buku Gemilang Edisi Literasi Keuangan hadir dalam lima judul yaitu Impianku (konsep memperoleh); Harta Karun dalam Labu (konsep menyimpan); Rinda dan Bando Mahkota (konsep belanja); Mambri Sang Dermawan Kecil (konsep menyumbang); serta Ros Belajar Sesuatu yang Baru (gabungan seluruh konsep).
Seluruh Buku Gemilang, termasuk edisi khusus Literasi Keuangan, telah melewati serangkaian proses penyusunan, pengulasan materi, uji keterbacaan, dan lokakarya konsultatif yang melibatkan berbagai tim ahli di bidang pendidikan anak serta instansi pendidikan nasional maupun lokal.
Seri Buku Gemilang lahir sebagai bentuk dukungan UNICEF menangani kesenjangan pendidikan di Provinsi Papua dan Papua Barat. Digagas sejak 2015, kini 80 judul Buku Gemilang telah hadir sebagai bahan ajar dengan format buku cerita berjenjang berbasis kearifan lokal masyarakat setempat untuk memudahkan para pendidik mengajarkan literasi kepada anak secara menyenangkan. Sebagai contoh, karena sebagian besar penduduk Papua berkebun, maka kisah yang diangkat adalah kehidupan sederhana dari seorang anak yang orangtuanya berkebun.
(Baca Juga: Kembali Diselenggarakan, VVF 2020 Berlangsung Virtual )
Sebanyak 26.110 Buku Gemilang akan didistribusikan ke 100 sekolah di Provinsi Papua dan Papua Barat. Sebagai materi ajar pendukung, 1.630 buku panduan juga bakal didistribusikan untuk 500 guru di Kabupaten Supiori, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan Kabupaten Sorong.
Seluruh Buku Gemilang, termasuk edisi khusus Literasi Keuangan, telah melewati serangkaian proses penyusunan, pengulasan materi, uji keterbacaan, dan lokakarya konsultatif yang melibatkan berbagai tim ahli di bidang pendidikan anak serta instansi pendidikan nasional maupun lokal.
Seri Buku Gemilang lahir sebagai bentuk dukungan UNICEF menangani kesenjangan pendidikan di Provinsi Papua dan Papua Barat. Digagas sejak 2015, kini 80 judul Buku Gemilang telah hadir sebagai bahan ajar dengan format buku cerita berjenjang berbasis kearifan lokal masyarakat setempat untuk memudahkan para pendidik mengajarkan literasi kepada anak secara menyenangkan. Sebagai contoh, karena sebagian besar penduduk Papua berkebun, maka kisah yang diangkat adalah kehidupan sederhana dari seorang anak yang orangtuanya berkebun.
(Baca Juga: Kembali Diselenggarakan, VVF 2020 Berlangsung Virtual )
Sebanyak 26.110 Buku Gemilang akan didistribusikan ke 100 sekolah di Provinsi Papua dan Papua Barat. Sebagai materi ajar pendukung, 1.630 buku panduan juga bakal didistribusikan untuk 500 guru di Kabupaten Supiori, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, dan Kabupaten Sorong.
(tsa)
Lihat Juga :