Yuk, Berwisata ke Pabrik Berlian di Kawasan Dago
Minggu, 06 Desember 2020 - 04:03 WIB
Intan adalah rough diamond, merupakan butiran kasar calon berlian. Setelah dipotong dan dipoles maka disebut berlian. Intan terbentuk dari mineral karbon murni yang mengkristal karena proses kimiawi di dalam perut bumi selama ratusan hingga jutaan tahun. Materi bumi ini memiliki tingkat kekerasan tinggi dan mampu mendispersikan cahaya seperti prisma. Sifat-sifat tersebut membuat intan digunakan untuk menjadi perhiasan dan juga penerapan dalam dunia industri.
Berlian sendiri merupakan salah satu jenis batu permata. Batu permata harus melewati proses pemolesan sebelum digunakan untuk perhiasan. Tidak semua bebatuan juga dapat disebut sebagai batu permata karena harus memenuhi beberapa syarat tertentu seperti memiliki kekerasan, ketahanan, keindahan, dan kelangkaan. Tingkat kekerasan batu permata paling tinggi dalam skala ini bernilai 10 dan dimiliki oleh batu berlian. (Baca juga: Travel Addict GTV, Kearifan Alam dan Budaya Pusere Jawa )
Di Indonesia, daerah penghasil permata yang terkenal adalah Martapura, Kalimantan Selatan. Banyak permata dari sini dan di ekspor ke luar negeri. Batu permata Kalimantan diakui masyarakat dunia sebagai salah satu batu permata atau batu mulia terbaik.
Berlian sendiri merupakan salah satu jenis batu permata. Batu permata harus melewati proses pemolesan sebelum digunakan untuk perhiasan. Tidak semua bebatuan juga dapat disebut sebagai batu permata karena harus memenuhi beberapa syarat tertentu seperti memiliki kekerasan, ketahanan, keindahan, dan kelangkaan. Tingkat kekerasan batu permata paling tinggi dalam skala ini bernilai 10 dan dimiliki oleh batu berlian. (Baca juga: Travel Addict GTV, Kearifan Alam dan Budaya Pusere Jawa )
Di Indonesia, daerah penghasil permata yang terkenal adalah Martapura, Kalimantan Selatan. Banyak permata dari sini dan di ekspor ke luar negeri. Batu permata Kalimantan diakui masyarakat dunia sebagai salah satu batu permata atau batu mulia terbaik.
(tdy)
Lihat Juga :