3 Insiden Dramatis yang Bikin EXO Tak Mau Datang Lagi ke Ajang MAMA
Selasa, 08 Desember 2020 - 10:32 WIB
Sayangnya, saat video tersebut muncul lagi, Mnet tidak mengembalikan jumlah penonton dari video sebelumnya. Ini membuat EXO-L marah karena jumlah view mempengaruhi pertimbangan untuk 'dilihat' para pengelola ajang penghargaan.
Lebih parah lagi, cuma EXO yang mengalami hal ini, sementara video musik dari grup lain tidak. (Baca Juga: Aespa, NCT, SuperM, dan Boa Bakal Jadi Awal Dimulainya SM Culture Univers )
2. MAMA 2017 - DERETAN KEJADIAN TRAGIS
Foto: Mnet
Tahun ini menjadi puncaknya berbagai peristiwa buruk yang menimpa EXO. Pertama, sistem voting yang kelihatannya tidak berpengaruh sama sekali saat menentukan pemenang.
Saat itu, rookie Wanna One memenangkan grup pria terbaik, padahal EXO atau BTS dinilai lebih layak. Sementara pendatang baru perempuan terbaik diraih Pristin, padahal Chungha dinilai lebih baik. Sementara Zico mengalahkan G-Dragon sebagai artis terbaik.
Sebagian penggemar sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan hal ini, tapi mereka mempertanyakan kenapa sepertinya voting mereka tak berpengaruh, padahalhasilvoting bisa diketahui publik.
Saat itu, EXO masuk sebagai nomine dalam 19 kategori berbasisvoting. Mereka unggul dalam lima kategori, tapi cuma bisa membawa satu piala saja.
Kedua, pada ajang ini, EXO juga ditempatkan sebagai grup yang tampil lebih awal dibanding Wanna One, yang saat itu masih tergolong grup baru.
Dalam tradisi MAMA, biasanya para rookie duluan yang tampil bernyanyi, sementara grup senior akan tampil belakangan. Nah, akibatnya, lagi-lagi EXO-L marah dan menganggap MAMA melecehkan EXO.
Lebih parah lagi, cuma EXO yang mengalami hal ini, sementara video musik dari grup lain tidak. (Baca Juga: Aespa, NCT, SuperM, dan Boa Bakal Jadi Awal Dimulainya SM Culture Univers )
2. MAMA 2017 - DERETAN KEJADIAN TRAGIS
Foto: Mnet
Tahun ini menjadi puncaknya berbagai peristiwa buruk yang menimpa EXO. Pertama, sistem voting yang kelihatannya tidak berpengaruh sama sekali saat menentukan pemenang.
Saat itu, rookie Wanna One memenangkan grup pria terbaik, padahal EXO atau BTS dinilai lebih layak. Sementara pendatang baru perempuan terbaik diraih Pristin, padahal Chungha dinilai lebih baik. Sementara Zico mengalahkan G-Dragon sebagai artis terbaik.
Sebagian penggemar sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan hal ini, tapi mereka mempertanyakan kenapa sepertinya voting mereka tak berpengaruh, padahalhasilvoting bisa diketahui publik.
Saat itu, EXO masuk sebagai nomine dalam 19 kategori berbasisvoting. Mereka unggul dalam lima kategori, tapi cuma bisa membawa satu piala saja.
Kedua, pada ajang ini, EXO juga ditempatkan sebagai grup yang tampil lebih awal dibanding Wanna One, yang saat itu masih tergolong grup baru.
Dalam tradisi MAMA, biasanya para rookie duluan yang tampil bernyanyi, sementara grup senior akan tampil belakangan. Nah, akibatnya, lagi-lagi EXO-L marah dan menganggap MAMA melecehkan EXO.
Lihat Juga :