Jazz Gunung Ijen 2020, Sesuatu yang Telah Lama Dirindukan

Selasa, 15 Desember 2020 - 02:02 WIB
Para penonton, dan seluruh yang hadir sebelumnya harus melakukan tes swab antigen untuk memastikan dalam kondisi baik sebelum masuk arena pertunjukan Jazz Gunung Ijen 2020. Total swab antigen yang telah dilaksanakan sebanyak 239 orang.

Memasuki sesi kedua, Sri Hanuraga Trio featuring Dira Sugandi tampil mempesona membawakan deretan lagu Hyperreality, Paris Berantai, Rangkaian Melati, Ibu Pertiwi, Rek Ayo Rek, Ampar Ampar Pisang, Manuk Dadali, dan Kicir-Kicir. Rasa senang dan syukur tampak diekspresikan penampil dan penonton yang telah rindu menonton musik secara langsung. Terutama para musisi yang sudah hampir setahun tidak tampil di depan penonton.

"Ini kali pertama kami tampil secara langsung lagi sejak bulan Februari karena berbeda sekali tampil secara virtual sebelumnya. Terima kasih Jazz Gunung Indonesia," ujar Dira yang mengenakan busana hitam-hitam dengan wajah berseri. Dia juga mendedikasikan lagu Rangkaian Bunga Melati untuk para tenaga kesehatan yang selalu semangat di tengah pandemi.

Tak ketinggalan di sela-sela pertunjukkan kedua pengisi acara, ada dr. Grace Hananta C.Ht dari Gerakan Pakai Masker yang mengingatkan dan memberikan tutorial kepada penonton untuk menggunakan masker dengan baik. Panitia pun tak segan untuk menegur para tamu yang hadir jika tidak mengenakan masker dengan benar.

"Sekarang ini banyak seniman yang OTG (Orang Tanpa Gawean). Ini adalah ikhtiar kita untuk bisa beraktivitas dan menghidupkan industri musik dan pariwisata sambil menjalankan protokol kesehatan ," kata penggagas Jazz Gunung Indonesia, Sigit Pramono sambil meminta penonton tetap menjaga jarak dan memakai masker.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!