Akses Lebih Mudah, Masyarakat Didorong Manfaatkan Layanan Kesehatan Digital

Sabtu, 19 Desember 2020 - 00:01 WIB
"Selain itu, pemerintah juga telah menerbitkan aturan kewajiban melakukan test Rapid Antigen bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan sesuai dengan daerah yang memiliki potensi penyebaran virus, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Timur, dan DKI Jakarta," lanjutnya.

Sejauh ini, menurut Rico, perkembangan kasus virus corona di Indonesia berdasarkan data memang masih terus mengalami peningkatan. "Tentunya masyarakat harus tetap waspada untuk menekan angka tersebut dengan meningkatkan kesadaran yang tinggi agar terus mematuhi protokol kesehatan yaitu 3M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak," ungkap Rico.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengadakan survei terhadap 90.967 responden mengenai Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 selama periode 1-7 September 2020. Hasil survei tersebut menunjukan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat dalam pencegahan virus corona sudah sangat baik. Data menunjukan bahwa 91,8% masyarakat menggunakan masker, 77,1% menggunakan hand sanitizer, dan 76,69% menghindari kerumunan.

"Berdasarkan data dari BPS dijelaskan bahwa masyarakat sudah mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Tapi ada yang menarik terkait data tersebut, yaitu dalam hal memakai masker, perempuan lebih patuh terhadap anjuran tersebut dengan persentase 94% dibanding laki-laki hanya 88%. Sedangkan untuk menghindari kerumunan, perempuan lagi-lagi lebih patuh yaitu 81%, laki-laki hanya 71% tingkat kepatuhannya," papar Rico.

"Saya berharap tingkat kepatuhan protokol kesehatan akan terus meningkat. Di samping meningkatkan protokol kesehatan, sebagai langkah awal perlunya meningkatkan daya tahan tubuh dengan rajin berolahraga dan mengonsumsi vitamin. Saya sendiri rutin sekali setiap hari mengonsumsi vitamin D, C, dan Zinc. Kandungan vitamin ini saya dapatkan dari rekomendasi dokter serta pengalaman dari rekan-rekan yang telah terkena Covid-19," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!