Ingin Hidup Lebih Bahagia di 2021? Lakukan Satu Hal Ini!

Minggu, 03 Januari 2021 - 09:02 WIB
Dikembangkan oleh keduanya selama hampir 40 tahun, teori ini telah menjadi salah satu kerangka kerja motivasi manusia yang paling diterima secara luas dalam ilmu perilaku kontemporer. Titik awalnya adalah gagasan bahwa semua manusia memiliki kecenderungan alami atau intrinsik untuk berperilaku secara efektif dan sehat.

Menurut Ryan, yang juga seorang profesor di Institute for Positive Psychology and Education di Australian Catholic University, tindakan rela membantu orang lain memenuhi ketiga kebutuhan psikologis dasar yang diidentifikasi dalam penelitian SDT yakni kebutuhan akan otonomi, kompetensi, dan keterkaitan.

Otonomi dalam konteks ini berarti Anda dapat terlibat dalam aktivitas di mana Anda merasakan kemauan sejati dan menemukan nilai pribadi. Kompetensi berarti merasa efektif dan memiliki rasa pencapaian. Akhirnya, keterkaitan berarti bekerja dengan dan merasa terhubung dengan orang lain.

(Baca Juga: 2021 Jadi Tahun Kerbau Logam, Waktunya Kerja Keras Mereka Dihargai )

"Jika ingin membuat resolusi tahun baru yang benar-benar membuat Anda bahagia, pikirkan cara Anda dapat berkontribusi pada dunia. Ketiga kebutuhan dasar ini terpenuhi. Penelitian menunjukkan itu tidak hanya baik untuk dunia, tetapi juga sangat baik untuk Anda," tandasnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!