Pola Makan Sehat dan Seimbang Tingkatkan Imunitas Tubuh
Sabtu, 09 Januari 2021 - 08:29 WIB
Selain pepaya, kiwi juga memiliki kandungan vitamin C tinggi. Satu buah kiwi berukuran sedang mengandung 71 miligram vitamin C atau 79% dari kebutuhan vitamin C harian orang dewasa. Buah kiwi secara alami dapat meningkatkan sel darah putih untuk melawan infeksi yang terjadi di dalam tubuh.
Vitamin C mampu meningkatkan kadar glutation di dalam tubuh yang bekerja setiap hari. Glutation adalah antioksidan pada tubuh yang dapat menjaga sistem kekebalan tubuh, konsumsi vitamin C 500 miligram sehari dapat meningkatkan kadar glutation tubuh sampai 50%. Vitamin C alami dalam buah memiliki kemampuan untuk memperbaiki sistem kerja paru, serta terhindar dari penyakit bronchitis kronis dan virus Covid-19.
"Tetapi masalahnya, konsumsi buah harian penduduk Indonesia hanya sekitar 100 gram, ini yang masih harus diperhatikan," tegas Ali.
Untuk membuat imunitas tetap terjaga baik bisa dilakukan dengan menghindari konsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh, garam, dan gula. Seperti keripik, gorengan, mie instan atau minuman kemasan yang mengandung gula secara berlebihan. Produk yang mengandung banyak gula ini biasanya hanya mengandung kalori tinggi, namun tidak mengandung nutrisi.
"Itu makanan enak semua dan juga mengandung gula berlebih. Tetapi makanan yang mengandung gula dan karbohidrat berlebih membuat kita lebih mudah mengalami inflamasi atau peradangan dalam tubuh," imbuh dokter spesialis gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah, Diana Felecia Suganda.
Selain itu, masyarakat perlu menghindari produk yang mengandung lemak jenuh (trans fat). Ini banyak ditemui pada makanan cepat saji (junk food), seperti pizza, humburger, atau nugget. Produk yang tinggi garam juga perlu dihindari, ini banyak terkandung dalam makanan kalengan dan makanan yang diawetkan. Alkohol juga menjadi produk yang harus dihindari jika ingin daya tahan tubuh terjaga.
"Jadi produk-produk inilah yang harus kita hindari atau konsumsinya benar-benar minim," tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet dan pewarna. Penyimpanan bahan makanan seperti sayur-sayuran pun harus diperhatikan. Jangan sampai sudah membeli sayuran segar dan bagus tetapi cara penyimpanan dan konsumsinya salah. Bayam misalnya, di masak pagi dimakan malam itu tidak sehat. Atau menyimpan daging, ikan, sayuran, dalam satu tempat itu harus dihindari agar kuman dan bakteri tidak tercampur di dalamnya. (Aprilia S Andyna)
Vitamin C mampu meningkatkan kadar glutation di dalam tubuh yang bekerja setiap hari. Glutation adalah antioksidan pada tubuh yang dapat menjaga sistem kekebalan tubuh, konsumsi vitamin C 500 miligram sehari dapat meningkatkan kadar glutation tubuh sampai 50%. Vitamin C alami dalam buah memiliki kemampuan untuk memperbaiki sistem kerja paru, serta terhindar dari penyakit bronchitis kronis dan virus Covid-19.
"Tetapi masalahnya, konsumsi buah harian penduduk Indonesia hanya sekitar 100 gram, ini yang masih harus diperhatikan," tegas Ali.
Untuk membuat imunitas tetap terjaga baik bisa dilakukan dengan menghindari konsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh, garam, dan gula. Seperti keripik, gorengan, mie instan atau minuman kemasan yang mengandung gula secara berlebihan. Produk yang mengandung banyak gula ini biasanya hanya mengandung kalori tinggi, namun tidak mengandung nutrisi.
"Itu makanan enak semua dan juga mengandung gula berlebih. Tetapi makanan yang mengandung gula dan karbohidrat berlebih membuat kita lebih mudah mengalami inflamasi atau peradangan dalam tubuh," imbuh dokter spesialis gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah, Diana Felecia Suganda.
Selain itu, masyarakat perlu menghindari produk yang mengandung lemak jenuh (trans fat). Ini banyak ditemui pada makanan cepat saji (junk food), seperti pizza, humburger, atau nugget. Produk yang tinggi garam juga perlu dihindari, ini banyak terkandung dalam makanan kalengan dan makanan yang diawetkan. Alkohol juga menjadi produk yang harus dihindari jika ingin daya tahan tubuh terjaga.
"Jadi produk-produk inilah yang harus kita hindari atau konsumsinya benar-benar minim," tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet dan pewarna. Penyimpanan bahan makanan seperti sayur-sayuran pun harus diperhatikan. Jangan sampai sudah membeli sayuran segar dan bagus tetapi cara penyimpanan dan konsumsinya salah. Bayam misalnya, di masak pagi dimakan malam itu tidak sehat. Atau menyimpan daging, ikan, sayuran, dalam satu tempat itu harus dihindari agar kuman dan bakteri tidak tercampur di dalamnya. (Aprilia S Andyna)
(wan)
Lihat Juga :