Gading Marten Diminta Asuh Gempi, Begini Plus Minus Pengasuhan Anak oleh Ayah

Senin, 11 Januari 2021 - 19:30 WIB
"Struktur otak laki-laki cenderung lebih mengutamakan rasionalitas dalam berpikir, ini diperlukan dalam pengasuhan karena membuat aspek cara berpikir anak menjadi lebih logis atau rasional," kata Samanta

Namun, ayah dinilai sisi emosionalnya kurang terasah dan terkadang terlalu kaku saat menasehati anak. Menurut Samanta, kekurangan ini bisa menyebabkan anak merasa ada jarak dengan ayah jika nasihat dilakukan satu arah.

"Jika terlalu banyak rasional tanpa empati, anak sulit mengembangkan sisi empati yang umumnya dimiliki ibu atau perempuan, serta cenderung kurang memberikan apresiasi pada anak. Akibatnya anak merasa kurang dekat secara emosional dengan ayah," tutur Samanta. (Baca juga: Gisel Minta Dibukakan Pintu Maaf pada Gading Hingga Wijin )

Lebih banyak penelitian tentang peran ayah telah terakumulasi selama beberapa dekade terakhir. Singkatnya, para peneliti menyimpulkan bahwa ayah sama pentingnya bagi perkembangan anak seperti halnya ibu, dan untuk alasan yang sama sekali berbeda.

Seperti yang dikatakan Dr. David Popenoe, seorang profesor sosiologi dan penulis Keluarga Tanpa Ayah, bahwa ayah jauh lebih dari sekadar orang dewasa kedua di rumah. "Kekurangannya ayah mungkin tidak sedetail ibu dalam hal kebersihan, bina diri, kebutuhan harian, dan lainnya," tutup Nana.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!