Brazen Bull, Mesin Pembunuh Keji Andalan Raja Tiran Yunani Kuno

Jum'at, 15 Mei 2020 - 20:00 WIB
Namun, yang paling mengerikan dan gak habis pikir, seperti dikutip dari Ancient Origin, dalam catatan Diodorus Siculus dalam “Library of History”, Perillos mengklaim kepada Phalaris bahwa, "Tangisan kesakitannya akan memberi Anda kesenangan ketika (suara) mereka datang lewat pipa di lubang hidung."

Dikutip dari The Vintage News, bukan cuma kejam, alat ini malah dianggap sebagai hiburan buat orang lain karena dirancang sedemikian rupa supaya suara jeritan korban menjadi terdengar seperti suara banteng yang marah.

Untuk menguji klaim Perillos itu, Phalaris kemudian memerintahkan agar alat ini diuji terlebih dahulu. Yang 'gila'-nya, Phalaris menunjuk Perillos sebagai korban pertama Brazen Bull.

Klaim yang disampaikan oleh Perillos terbukti setelah Phalaris mendengar suara jeritan Perillos yang terkunci di dalam alat sadis itu.

Sementara Phalaris, pada akhirnya juga mati di dalam alat eksekusi miliknya itu. Sang malaikat mautnya adalah Telemakus, leluhur Theron yang berhasil menggulingkan kekuasaan Phalaris.

Silmi Safriyantini

Kontributor GenSINDO

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Instagram: @silmisafr
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!