Penggunaan Steroid pada Pasien Autoimun Tingkatkan Infeksi Covid-19 Berat

Jum'at, 22 Januari 2021 - 23:08 WIB
Reumatik autoimun merupakan penyakit autoimun, dimana sistem imun pada tubuh seseorang menyerang sel-sel tubuhnya sendiri. Hal ini pernah dirasakan Ashanty. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Penyakit reumatik autoimun merupakan penyakit autoimun , dimana sistem imun pada tubuh seseorang menyerang sel-sel tubuhnya sendiri. Salah satunya pernah dirasakan istri Anang Hermansyah, Ashanty .

Penyakit reumatik disebut juga penyakit muskuloskeletal yaitu sekelompok penyakit yang menimbulkan manifestasi pada tulang, sendi, tulang rawan, tendon, ligamen, dan otot.



Baca juga: Pemulihan Autoimun, Jessica Iskandar Minum 10 Obat Tiap Hari

Ada lebih dari 200 jenis penyakit reumatik. SLE (systemic lupus erythematosus), RA, sjogren syndrome, skleroderma, dan myositis adalah contoh penyakit reumatik autoimun. Terkait Covid-19, apakah pasien reumatik autoimun jika terinfeksi maka penyakitnya akan lebih berat?

Dijawab oleh dr. RM. Suryo AKW, Sp.PD-KR dari divisi Reumatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, data penelitian menunjukkan bahwa penderita penyakit reumatik autoimun meningkatkan risiko perawatan Covid-19 namun tidak meningkatkan risiko kematian akibat Covid-19. “Akan tetapi risiko perawatan tidak semata berkaitan dengan jenis penyakit autoimun,” kata dr. Suryo.

Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi obat penurun imunitas atau agen biologi yang diresepkan oleh dokter tidak berpotensi meningkatkan risiko terinfeksi Covid-19 yang berat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!