Resmikan SBMPTNP, Menparekraf Sandiaga Uno Minta Poltekpar Berani Berinovasi
Senin, 01 Februari 2021 - 14:01 WIB
Menparekraf Sandiaga menambahkan, optimasi kelembagaan maupun kurikulum pendidikan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas SDM. Karenanya, dia mendukung penuh pengembangan perguruan tinggi pariwisata di Indonesia guna mewujudukan hal tersebut.
Kemenparekraf juga siap mendukung poltekpar untuk berinovasi dalam rangka meningkatkan kualitas kurikulum pendidikan. Termasuk membuka akses kepada setiap perguruan tinggi dalam menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi terbaik di dunia.
Namun di sisi lain, Menparekraf Sandiaga menegaskan pemulihan SDM sejatinya harus diiringi dengan ekosistem yang baik. Ia pun mengimbau agar setiap perguruan tinggi menanamkan budaya taking risks (berani mengambil risiko) kepada seluruh elemennya.
“Ekosistem itu harus diciptakan di setiap Poltekpar. Harus ada budaya taking risks. Saya selalu bilang, kalau ada dosen atau mahasiswa yang berani berinovasi kenapa tidak dicoba? Jangan menghentikan inovasi. Karena kalau dari ekosistemnya saja takut salah, institusinya juga enggak bakal maju,” jelas Sandiaga Uno.
“Namun perlu digarisbawahi, taking risks yang saya maksud itu harus dikalkulasi dengan baik dan penuh perhitungan atau sesuai dengan good governance,” timpalnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. Dalam paparannya, Angela mengatakan Indonesia terkhusus sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sangat beruntung sekali memiliki potensi alam dan budaya yang luar biasa.
Kemenparekraf juga siap mendukung poltekpar untuk berinovasi dalam rangka meningkatkan kualitas kurikulum pendidikan. Termasuk membuka akses kepada setiap perguruan tinggi dalam menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi terbaik di dunia.
Namun di sisi lain, Menparekraf Sandiaga menegaskan pemulihan SDM sejatinya harus diiringi dengan ekosistem yang baik. Ia pun mengimbau agar setiap perguruan tinggi menanamkan budaya taking risks (berani mengambil risiko) kepada seluruh elemennya.
“Ekosistem itu harus diciptakan di setiap Poltekpar. Harus ada budaya taking risks. Saya selalu bilang, kalau ada dosen atau mahasiswa yang berani berinovasi kenapa tidak dicoba? Jangan menghentikan inovasi. Karena kalau dari ekosistemnya saja takut salah, institusinya juga enggak bakal maju,” jelas Sandiaga Uno.
“Namun perlu digarisbawahi, taking risks yang saya maksud itu harus dikalkulasi dengan baik dan penuh perhitungan atau sesuai dengan good governance,” timpalnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. Dalam paparannya, Angela mengatakan Indonesia terkhusus sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sangat beruntung sekali memiliki potensi alam dan budaya yang luar biasa.
Lihat Juga :