Pasar Seni Sukawati Bali dengan Wajah Baru Resmi Beroperasi
Rabu, 10 Februari 2021 - 19:16 WIB
Mahayastra bersyukur pembangunan pasar dapat terlaksana dan selesai tepat waktu, meski dalam kondisi tak menentu seperti saat ini. Di samping itu, Bupati juga berharap adanya standarisasi harga yang telah ditetapkan, sehingga dapat menguntungkan para pedagang.
“Sekarang orang melihat dengan bangga, telah berdiri pasar idaman masyarakat Bali, masyarakat Gianyar. Pasar yang dapat menampung mungkin ribuan pedagang di sini. Nantinya kita berharap mereka bisa meningkatkan taraf hidup dan bangga berjualan di sini,” tutur Mahayastra.
Baca Juga: Di Beli Kreatif Danau Toba, Sandiaga Uno Promosikan Makanan Khas Ombus-ombus
Hal senada diungkapkan pimpinan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang turut melaksanakan percepatan pembangunan rehabilitasi atau renovasi prasarana dan sarana pasar rakyat, salah satunya Pasar Seni Sukawati.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, revitalisasi pasar tersebut tetap mengedepankan arsitektur kearifan lokal Pulau Bali. "Revitalisasi Blok A dan Blok B Pasar Seni Sukawati dilakukan sejak November 2019 hingga Desember 2020 dengan biaya APBN sebesar Rp81,10 miliar," kata Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu.
“Sekarang orang melihat dengan bangga, telah berdiri pasar idaman masyarakat Bali, masyarakat Gianyar. Pasar yang dapat menampung mungkin ribuan pedagang di sini. Nantinya kita berharap mereka bisa meningkatkan taraf hidup dan bangga berjualan di sini,” tutur Mahayastra.
Baca Juga: Di Beli Kreatif Danau Toba, Sandiaga Uno Promosikan Makanan Khas Ombus-ombus
Hal senada diungkapkan pimpinan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang turut melaksanakan percepatan pembangunan rehabilitasi atau renovasi prasarana dan sarana pasar rakyat, salah satunya Pasar Seni Sukawati.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, revitalisasi pasar tersebut tetap mengedepankan arsitektur kearifan lokal Pulau Bali. "Revitalisasi Blok A dan Blok B Pasar Seni Sukawati dilakukan sejak November 2019 hingga Desember 2020 dengan biaya APBN sebesar Rp81,10 miliar," kata Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu.
(tsa)
Lihat Juga :