Pisah 18 Tahun, Andy Lau dan Tony Leung Kembali Adu Akting di Film ‘Goldfinger’

Sabtu, 20 Februari 2021 - 09:06 WIB
Film tersebut dikabarkan terinspirasi dari nasib Carrian Group, konglomerat Hong Kong yang tumbuh pesat pada 1980-an sebelum ambruk dalam skandal tak lama kemudian.

Ketegangan antara Hong Kong dan China daratan telah meningkat sejak Beijing mengeluarkan Undang-Undang Keamanan Nasional yang kontroversial yang secara ketat mengurangi pidato dan meningkatkan sensor di wilayah tersebut. Topik investigasi antikorupsi tidak disukai dan bahkan didorong oleh rezim China.

Baca juga: Kalina Ocktaranny Batalkan Pernikahannya dengan Vicky Prasetyo

Film "Internal Affairs" pertama (2002) dan sekuelnya pada 2003 masing-masing meraup USD7 juta dan USD3,2 juta di Hong Kong, tetapi tidak diputar secara luas di China. "Internal Affairs 3" meraup USD3,9 juta di Hong Kong dan hanya USD5,6 juta di China pada 2003. Pada saat itu, pasar China adalah rumah bagi layar yang jauh lebih sedikit.

Film terakhir yang dibintangi Leung yang diputar di daratan Cina adalah film thriller "Europe Raiders," yang meraup USD22,4 juta pada 2018. Film-filmnya secara kolektif menghasilkan total USD664 juta di negara tersebut.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!