Belum Ada Bukti Epidemiologis Makanan atau Kemasan Makanan Sebarkan Covid-19
Minggu, 21 Februari 2021 - 02:12 WIB
"Mengingat jumlah partikel virus yang secara teoritis dapat diambil dengan menyentuh permukaan akan sangat kecil dan jumlah yang dibutuhkan untuk infeksi melalui inhalasi oral akan sangat tinggi, kemungkinan infeksi dengan menyentuh permukaan kemasan makanan atau memakan makanan dianggap sangat rendah," jelas FDA.
"Mengingat lebih dari 100 juta kasus Covid-19, kami belum melihat bukti epidemiologis makanan atau kemasan makanan sebagai sumber penularan SARS-CoV-2 ke manusia," lanjutnya.
Baca juga: Ruam Lebih Dapat Prediksi Covid-19 ketimbang Demam dan Batuk
Sementara itu, pemerintah China telah berulang kali meningkatkan kemungkinan penyebaran virus melalui makanan beku kemasan. Namun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sama-sama mengatakan hal tersebut sangat tidak mungkin.
"Mengingat lebih dari 100 juta kasus Covid-19, kami belum melihat bukti epidemiologis makanan atau kemasan makanan sebagai sumber penularan SARS-CoV-2 ke manusia," lanjutnya.
Baca juga: Ruam Lebih Dapat Prediksi Covid-19 ketimbang Demam dan Batuk
Sementara itu, pemerintah China telah berulang kali meningkatkan kemungkinan penyebaran virus melalui makanan beku kemasan. Namun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sama-sama mengatakan hal tersebut sangat tidak mungkin.
(nug)
Lihat Juga :