Stereotip Feminis Galak, Mengapa Bisa Ada?

Sabtu, 06 Maret 2021 - 11:43 WIB
Menurutnya, kesalahpahaman tersebut dapat dihindari oleh kaum feminis dengan memberikan komentar yang lebih sopan di media sosial.

Di sisi lain, masyarakat awam juga sebaiknya memahami hal yang menjadi perhatian bagi feminis.

Baca Juga: Sering Disangka dari Luar Negeri, Webtoon ini Asli Karya Penulis Indonesia

Ketika ada topik yang sedang hangat diperbincangkan, tak ada salahnya jika memahami terlebih dahulu isu sebelum berkomentar.

“Setidaknya masing-masing individu bisa mengambil langkah yang lebih baik dan menghindari perdebatan yang toxic,” imbuh Mutiara.



Foto: you.wemove.eu

Mutiara juga menyorot kasus-kasus kekerasan berbasis gender yang terungkap di media sosial. Ketika para korban mencoba untuk bicara, sebagian netizen malah memberikan komentar yang menyudutkan para korban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!