Langkah Efektif Atasi Stretch Mark Membandel Menurut Ahlinya
Sabtu, 27 Maret 2021 - 22:00 WIB
Ini Tips Atasi Stetch Mark Membandel Menurut Ahlinya. Foto/Rilis.
JAKARTA - Stretch mark merupakan guratan berlekuk yang muncul di perut, payudara, pinggul, bokong, atau tempat lain di tubuh. Stretch mark tidak menyakitkan atau berbahaya, tetapi beberapa orang tidak menyukai tampilan kulitnya.
Kendati demikian, stretch mark pada kehamilan dan keloid yang ditimbulkan setelah melahirkan dapat dicegah bahkan diterapi. Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Yasmina D. Kumala mengatakan stretch mark atau dalam bahasa medis dikenal sebagai striae atrofi merupakan kondisi di mana munculnya garis-garis beruntai pada kulit.
Menurut dr. Yasmina, gejala stretch mark cukup bervariasi, tergantung jangka waktu terjadinya stretch mark. Di antaranya garis-garis beridentasi pada kulit, berwarna merah muda, merah, sampai coklat, garis berwarna terang, yang bisa memudar lebih muda seiring berjalannya waktu.
"Ini akibat peregangan pada kulit, biasanya terjadi pada orang yang memiliki kadar kolagen rendah. Tingkat keparahannya tergantung pada banyak faktor, salah satunya faktor genetik," kata dr. Yasmina ketika live Instagram bertajuk Kehamilan yang meninggalkan jejak pada kulit: Stretch mark dan Keloid dipandu oleh dr. Lula Kamal, Jumat (26/3).
Kendati demikian, stretch mark pada kehamilan dan keloid yang ditimbulkan setelah melahirkan dapat dicegah bahkan diterapi. Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Yasmina D. Kumala mengatakan stretch mark atau dalam bahasa medis dikenal sebagai striae atrofi merupakan kondisi di mana munculnya garis-garis beruntai pada kulit.
Menurut dr. Yasmina, gejala stretch mark cukup bervariasi, tergantung jangka waktu terjadinya stretch mark. Di antaranya garis-garis beridentasi pada kulit, berwarna merah muda, merah, sampai coklat, garis berwarna terang, yang bisa memudar lebih muda seiring berjalannya waktu.
"Ini akibat peregangan pada kulit, biasanya terjadi pada orang yang memiliki kadar kolagen rendah. Tingkat keparahannya tergantung pada banyak faktor, salah satunya faktor genetik," kata dr. Yasmina ketika live Instagram bertajuk Kehamilan yang meninggalkan jejak pada kulit: Stretch mark dan Keloid dipandu oleh dr. Lula Kamal, Jumat (26/3).
Lihat Juga :