Pentingnya Pengembangan SDM dalam Bangkitkan Gairah Pariwisata
Sabtu, 03 April 2021 - 01:01 WIB
Pemerintah terus mendorong lahirnya pendidikan vokasi berkualitas yang terintegrasi dengan sebuah teaching factory. / Foto: dok. SINDOnews
JAKARTA - IDeA Indonesia Akademi, yang bergerak di bidang akademi dan operator hospitality terintegrasi, menyelenggarakan webinar Insights from IDeA. Webinar ini bertujuan mengeksplorasi berbagai pandangan seputar isu terkini sektor pariwisata di Indonesia melalui pemaparan para pakar di bidangnya. Topik yang diangkat Potensi Pengembangan SDM Vokasi Pariwisata Menyambut Rebound Pariwisata Nasional.
Baca juga: Hadiahi Anang Sepatu Rp12 Jutaan, Warganet Sebut Atta Menantu Idaman
Industri pariwisata Indonesia memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Keindahan alam dan keragaman budayanya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan nasional maupun internasional. Namun, pandemi Covid-19 setahun terakhir sangat berdampak pada sektor pariwisata nasional, maupun global. Hadirnya vaksin Covid-19 di awal 2021 membawa angin segar dan diproyeksikan mampu menekan penularan Covid-19 sekaligus membangkitkan gairah pariwisata Indonesia. Diprediksi, pariwisata Indonesia akan kembali booming pada semester II tahun 2021.
Menurut Ekonom dari Institute for Development on Economic and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, pariwisata memiliki peran yang penting dalam perekonomian. Sebelum pandemi, sektor pariwisata menyumbang devisa USD20 miliar. Penurunan kasus harian dan hadirnya vaksin akan mendorong pemulihan sektor pariwisata, yang diprediksi berangsur membaik di semester II tahun 2021 ini. "Selain potensi devisa yang besar, sektor pariwisata berkontribusi menyerap 13 juta tenaga kerja atau sebesar 10,2% dari total tenaga kerja nasional. Ini adalah jumlah yang cukup besar dibandingan dengan sektor lain," papar Bhima dalam Webinar Insight from IdeA yang berlangsung beberapa hari lalu.
Baca juga: Hadiahi Anang Sepatu Rp12 Jutaan, Warganet Sebut Atta Menantu Idaman
Industri pariwisata Indonesia memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Keindahan alam dan keragaman budayanya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan nasional maupun internasional. Namun, pandemi Covid-19 setahun terakhir sangat berdampak pada sektor pariwisata nasional, maupun global. Hadirnya vaksin Covid-19 di awal 2021 membawa angin segar dan diproyeksikan mampu menekan penularan Covid-19 sekaligus membangkitkan gairah pariwisata Indonesia. Diprediksi, pariwisata Indonesia akan kembali booming pada semester II tahun 2021.
Menurut Ekonom dari Institute for Development on Economic and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, pariwisata memiliki peran yang penting dalam perekonomian. Sebelum pandemi, sektor pariwisata menyumbang devisa USD20 miliar. Penurunan kasus harian dan hadirnya vaksin akan mendorong pemulihan sektor pariwisata, yang diprediksi berangsur membaik di semester II tahun 2021 ini. "Selain potensi devisa yang besar, sektor pariwisata berkontribusi menyerap 13 juta tenaga kerja atau sebesar 10,2% dari total tenaga kerja nasional. Ini adalah jumlah yang cukup besar dibandingan dengan sektor lain," papar Bhima dalam Webinar Insight from IdeA yang berlangsung beberapa hari lalu.
Lihat Juga :